Mendag pesimis vaksinasi Covid-19 di dunia rampung dalam 3,5 tahun

Senin, 8 Maret 2021 | 11:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Proses vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia diyakini akan membutuhkan waktu lebih dari 3,5 tahun. Pasalnya, untuk saat ini jumlah pasokan vaksin Covid-19 masih terbatas.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan, jumlah vaksin hanya ada 6 miliar dosis di dunia. Vaksin itu bukan cuma untuk Covid-19, tapi juga TBC dan polio.

Sementara, jumlah vaksin Covid-19 yang dibutuhkan di dunia mencapai 11 miliar untuk 5,5 miliar orang di dunia. Hal ini dengan hitungan satu orang mendapatkan dua dosis vaksin.

"Untuk mencapai 11 miliar tidak akan selesai vaksin selama 3,5 tahun," kata Lutfi pada Rapat Kerja Nasional Hipmi 2021, Jumat (5/3/2021) lalu.

Dia mengatakan, 70 persen penduduk di dunia harus mendapatkan suntikan vaksin covid-19 agar tercipta kekebalan populasi atau herd immunity. Saat ini, total penduduk di dunia mencapai 7,7 miliar.

Oleh karena itu, jumlah yang harus disuntik vaksin sekitar 5,5 miliar jiwa. Kurangnya pasokan vaksin Covid-19 ini akan menjadi tantangan bagi setiap negara dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Selain itu, Lutfi menyebut keterbatasan vaksin Covid-19 akan menjadi tantangan bagi Indonesia untuk menjadi negara terbesar pada 2045 mendatang.

Diketahui, Indonesia menargetkan proses vaksinasi selesai dalam waktu 12 bulan. Seluruh masyarakat akan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 secara gratis. kbc10

Bagikan artikel ini: