UKM bisa jajakan produknya di apotek Kimia Farma, ini syaratnya

Kamis, 4 Maret 2021 | 18:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) kini diberikan kesempatan untuk akses pasar, dimana produknya berpeluang masuk apotek PT Kimia Farma Tbk. Ini menyusul telah ditandatanganinya perjanjian kerja sama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LPP-KUKM) atau Smesco Indonesia dengan Kimia Farma.

Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata mengatakan, produk UKM akan dipasarkan baik secara online lewat Kimia Farma Mobile maupun lewat gerai yang jumlahnya 1.300 dan tersebar di seluruh Indonesia. Produk UKM yang dikerjasamakan hari ini dan bisa masuk gerai Kimia Farma adalah produk perhotelan dan spa.

"Ini hari yang baik ada kerja sama dengan Smesco dan Kimia Farma, perusahaan BUMN yang memiliki 1.300 gerai apotek di seluruh Indonesia tersebar di semua provinsi. Kita berencana untuk memasarkan lebih banyak lagi produk UMKM untuk masuk ke dalam gerai Kimia Farma," kata Leo dalam acara virtual, Rabu (3/3/2021).

Leo menjelaskan, dalam sistem pembayarannya akan menerapkan skema beli putus sistem retur dengan sistem pembayaran 14 hari setelah barang masuk ke Smesco. Untuk menarik minat pembeli akan diterapkan diskon hingga program bundling. "Ini saya rasa sangat membantu dan pro UKM," tuturnya.

Bagi pelaku UKM yang mau bergabung bisa mengunjungi website smesco.go.id dan menghubungi divisi perdagangan untuk keterangan lebih lanjut. Namun ada beberapa hal yang jadi persyaratan seperti produk tersebut harus melalui proses kurasi.

"Tentunya diharapkan akan lebih banyak yang masuk tapi tentunya akan dikurasi. Kurasi ini menjadi sangat penting terutama untuk UKM agar kalian juga bisa naik kelas baik dari perizinan, kualitas, dan sebagainya. Saya rasa itu tolong partisipasinya bagi teman-teman UKM agar bisa mengikuti proses dan juga bisa berkembang naik kelas agar kita masuk pasok rantainya Kimia Farma apotek," jelasnya.

Pendaftaran ini akan terus dibuka bagi pelaku UKM yang berminat. Per hari ini sudah ada259 UKM yang mendaftar dan 43 yang sudah melalui kurasi dengan jumlah produk sebanyak 174.

"Batch pertama kita ambil dari UKM yang sudah on board di data based-nya Smesco dan kementerian. Tapi tentunya teman-teman yang lain juga bisa bergabung jadi on board dengan kita silakan hubungi divisi perdagangan Smesco dengan cari informasinya di website kita smesco.go.id, hubungi bagian perdagangan kita nanti kita akan on board kan melalui aplikasi kita dan kemudian akan dikurasi," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: