Merger, Yahoo Jepang dan Line lahirkan raksasa teknologi baru

Kamis, 4 Maret 2021 | 10:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ada kabar terbaru dari Yahoo Jepang dan penyedia aplikasi perpesanan Line usai mereka resmi merger. Kolaborasi kedua perusahaan itu sukses melahirkan raksasa teknologi baru.

Dilansir dari NHK, Rabu (3/3/2021), dalam proses merger kedua entitas tersebut mengintegrasikan kinerja operasi mereka menjadi di bawah anak perusahaan SoftBank, Z Holdings. Perusahaan itu yang mengoperasikan Yahoo Jepang.

Penggabungan tersebut telah menciptakan grup baru yang terdiri dari sekitar 23.000 karyawan. Perusahaan ini akan menangani berbagai layanan online, termasuk pencarian, jejaring sosial, belanja dan keuangan.

Presiden Yahoo Jepang Kawabe Kentaro dan CEO Line Idezawa Takeshi mengumumkan strategi bisnis masa depan mereka pada konferensi pers.

Mereka mengungkapkan bahwa mereka telah memulai pembicaraan untuk menggabungkan sebagian layanan pembayaran digital saat ini, yang bertujuan untuk mengganti Line Pay menjadi PayPay pada bulan April tahun depan untuk pengguna di Jepang.

Jika semua berjalan sesuai rencana, akan memunculkan salah satu layanan pembayaran smartphone terbesar di Jepang dengan lebih dari 70 juta pengguna.

Mereka juga bertujuan untuk mengembangkan bisnis di Asia, memanfaatkan basis pelanggan Line di Taiwan, Thailand, Indonesia, dan tempat lain.

Kawabe menunjukkan bahwa grup tersebut lebih unggul dari empat raksasa teknologi AS, yang secara kolektif disebut GAFA, dalam hal variasi kegiatan bisnis. Ia berharap grup baru ini akan menantang untuk memimpin dunia sebagai perusahaan teknologi AI dari Asia. kbc10

Bagikan artikel ini: