Antisipasi erupsi Merapi, ini skenario penerbangan di bandara AP I

Kamis, 28 Januari 2021 | 14:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Merapi siapa mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Itu menyusul peningkatan erupsi Gunung Merapi belakangan ini.

Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan, untuk mengantisipasi kondisi tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan.

"Diantaranya dengan melaksanakan observasi bandara atau aerodrome observation berupa pengamatan lapangan, laporan visual (visual report) dan paper test on airside. Persiapan lain dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait," katanya dikutip dari Antara, Kamis (28/1/2021).

Selain itu, pihaknya juga selalu memonitor penerbitan Notam oleh Direktorat jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, melaksanakan penilaian risiko keselamatan (safety risk assesment), menyiapkan skenario penanganan penumpang untuk mengantisipasi penumpukan di area keberangkatan, area check in, area publik, akibat pembatalan penerbangan (cancel flight).

Langkah persiapan lain dilaksanakan dengan merancang skenario pengalihan penerbangan yang berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan melakukan pelayanan bagi penumpang yang terdampak keterlambatan penerbangan.

Sampai dengan Rabu kemarin, dia bilang, Bandara Adi Soemarmo Solo beroperasi pada pukul 07.00-18.00 WIB. Sedangkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta beroperasi pada pukul 07.00-16.00 WIB.

Angkasa Pura I sendiri terus berkoordinasi dengan otoritas dan pemangku kepentingan terkait dalam memonitor kondisi terkini dan menginformasikan ke publik mengenai status operasional kedua bandara tersebut.

"Kami tengah berkoordinasi intesif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam lebih besar yang diakibatkan peningkatan erupsi Gunung Merapi. Seluruh penumpang yang akan terbang dari dan menuju Solo dan Yogyakarta, dan diharapkan calon penumpang untuk terus memantau status penerbangan Anda melalui pihak maskapai atau layanan Contact Center," ujar Handy. kbc10

Bagikan artikel ini: