Tambah pabrik di Indonesia, Nestle rogoh Rp2,8 tiliun

Kamis, 28 Januari 2021 | 11:03 WIB ET
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

JAKARTA, kabarbisnis.com: Nestle disebutkan tengah berencana menanamkan modalnya kembali di Indonesia. Nestle bakal melakukan investasi senilai US$200 juta atau setara Rp 2,8 triliun (asumsi kurs Rp 14.050 per dollar AS).

Salah satu bentuk investasi yang akan dilakukan perusahaan produsen makanan dan minuman itu ialah penambahan pabrik di Indonesia.

“Mungkin bulan depan mereka sudah mulai groundbreaking pabrik mereka yang ke-4," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia seperti dikutip, Rabu (27/1/2021).

Menurut Bahlil, industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah terpaan pandemi Covid-19.

Hal tersebut terefleksikan dengan realisasi investasi dalam (PNMDN) maupun luar negeri (PMA) ke dalam sektor tersebut.

“Sekalipun pandemi Covid-19, salah satu sektor yang investasinya tumbuh baik dari foreign direct investment maupun dari PMDN nya itu adalah makanan dan minuman,” tutur Bahlil.

Oleh karena itu, guna mendukung momentum pertumbuhan tersebut, Bahlil berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan para investor ke sektor tersebut. “Jangankan dukung, gendong pun kita gendong,” tandas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: