Pemerintah kerek anggaran Kartu Prakerja dua kali lipat jadi Rp20 triliun

Kamis, 28 Januari 2021 | 10:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memutuskan untuk menaikkan anggaran Program Kartu Prakerja tahun 2021 ini menjadi Rp 20 triliun.

Jumlah tersebut meningkat 100% alias dua kali lipat bila dibandingkan dengan anggaran awal pada APBN 2021 yang sebesar Rp 10 triliun. Dengan demikian, nilai anggaran program Kartu Prakerja tahun ini sama seperti pada tahun 2020 lalu. 

"Bapak Presiden memutuskan, program Prakerja dinaikkan dua kali lipat, jadi tadinya Rp 10 triliun tahun ini supaya disamakan dengan tahun lalu menjadi Rp 20 triliun, jadi kita tambahkan Rp 10 triliun," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (27/1/2021). 

Peningkatan anggaran untuk program Kartu Prakerja tersebut bersumber dari realokasi dan refocusing anggaran di setiap Kementerian/Lembaga. 

Secara keseluruhan, anggaran perlindungan sosial pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pun meningkat Rp 36,6 triliun. 

Selain program Kartu Prakerja, pemerintah juga akan melanjutkan program diskon listrik hingga kuartal II tahun 2021. Namun demikian, pada bulan April hingga Juni, jumlah diskon tarif listrik akan dikurangi setengahnya. 

Sehingga, untuk pelanggan 450 VA yang mendapatkan diskon tarif sebesar 100%, di tiga bulan terakhir diskon yang didapatkan menjadi 50%. Hal serupa berlaku untuk pelanggan 900 VA.

"Sedangkan yang 900VA, yang sekarang juga mendapat diskon 50 persen nanti diskonnya akan diturunkan menjadi 25%," kata Sri Mulyani. 

Untuk bantuan kota internet bagi pelajar dan pengajar, yang sebelumnya masuk dalam pagu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama ditarik ke dalam program PEN. 

"Dan bantuan bansos tunai tambahan dari Rp 200.000 menjadi Rp 300.000 per bulan," ujar Sri Mulyani. kbc10

Bagikan artikel ini: