Rifan Financindo Berjangka Surabaya jadi primadonanya pencari kerja

Selasa, 26 Januari 2021 | 20:16 WIB ET
CBO Rifan Financindo Berjangka Surabaya, Leonardo
CBO Rifan Financindo Berjangka Surabaya, Leonardo

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Surabaya patut berbangga, karena berhasil menjadi primadona bagi kalangan pencari kerja. Hal ini tentu menjadi pencapaian positif di industri perdagangan berjangka.

Dari 56 perusahaan pialang berjangka di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), RFB menjadi kontributor terbesar terhadap total volume transaksi.

Pencapaian lainnya dan salah satunya yang paling utama adalah Rifan Financindo Berjangka dari tahun ke tahun menjadi perusahaan dengan predikat pertama perusahaan berjangka terbaik di Indonesia.

Selama tahun 2020, kontribusi RFB terhadap volume transaksi di BBJ mendekati 19 persen.

Direktur Utama BBJ, Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, selain kesuksesan dalam meraih volume transaksi dan mendapatkan nasabah baru, maupun nasabah lama dengan jumlah transaksi yang diatas rerata, menjadikan RFB sebagai perusahaan pialang berjangka terbesar dan teraktif di Indonesia.

"Mengingat pada pencapaian RFB tersebut, banyak hal yang patut dipertimbangkan bagi pencari kerja yang ingin menjadi wakil pialang berjangka yang handal. Dan ini momen yang tepat untuk meraih impian dengan bergabung bersama RFB," katanya dalam Kick Off Meeting 2021 RFB Surabaya dan RFB Semarang, awal Januari 2021 lalu.

Chief Business Officer (CBO) RFB Surabaya, Leonardo dalam keterangannya, Selasa (26/1/2021) menambahkan, banyaknya pencari kerja ini, memang tidak lepas dari imej yang dibangun Rifan Financindo Berjangka selama ini.

Dengan 4,713 nasabah per 31 Desember 2020, tentunya tidak lepas dari peran wakil pialang berjangka yang handal.

"Memang untuk menjadi wakil pialang berjangka yang handal tidaklah mudah. Tidak hanya pengetahuan yang memadai soal industri perdagangan berjangka tapi juga bagaimana bisa menarik seseorang berinvestasi dengan cara trading di Bursa Berjangka Jakarta melalui perusahaan pialang," tukas Leonardo.

Leonardo menegaskan, keberadaan wakil pialang berjangka juga sangat penting bagi perusahaan pialang berjangka. Sementara di sisi lain, potensi bisnis yang ada di industri perdagangan berjangka masih sangat luas.

Jumlah perusahaan pialang yang tercatat di Bursa Berjangka Jakarta sebanyak 56. Satu perusahaan pialang berjangka bisa memiliki beberapa cabang di kota maupun daerah di luar Jakarta.

Sedangkan jumlah wakil pialang berjangka untuk menarik masyarakat berinvestasi di industri masih belum memadai jika dibanding dengan potensi masyarakat yang bisa berinvestasi di industri. kbc7

Bagikan artikel ini: