BP Tapera bidik pembiayaan 51 ribu unit rumah di tahun ini

Rabu, 20 Januari 2021 | 10:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan pembiayaan untuk 51.000 unit rumah secara nasional sepanjang tahun 2021.

"Pada tahun ini kami akan menyalurkan untuk pembiayaan 51.000 unit rumah," kata Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, Eko Ariantoro di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Dia menjelaskan total pembiayaan itu, terdiri dalam bentuk initial project sebanyak 11.000 unit pada semester pertama, dan nanti pada semester kedua untuk 40.000 unit rumah.

"Kami saat ini sedang menyiapkan initial project pembiayaan perumahan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta Tapera yang memenuhi persyaratan dan urutan prioritas. Realisasi initial project ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan perbankan dan diharapkan dapat dimulai pada April 2021," ungkap dia.

Kemudian, lanjut dia, model bisnis pengelolaan dana antara Bapertarum (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) dan BP Tapera sangat berbeda. Seperti adalah pengelolaan dana Tapera dibagi menjadi tiga proses yakni pengerahan dana, pemupukan dana Tapera, dan pemanfaatan dana Tapera.

"Maka itu terdapat tiga jenis pengelolaan di mana dana yang awalnya sebesar Rp9,2 triliun, nantinya akan ada dana tambahan yang disetorkan dari para peserta PNS aktif yaitu 3% dikalikan sekian jumlah yang nanti ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK), dan nanti akan ditambahkan menjadi dana yang dikelola," jelas dia.

Pihaknya juga menerima pengalihan dana Taperum milik PNS aktif dan pensiunan PNS sebesar Rp11,86 triliun dari tim likuidasi. Dari total dana tersebut, sebanyak Rp1,5 triliun telah dicairkan kepada 367.740 pensiunan PNS atau ahli waris pada tahap pertama dan sekitar Rp1 triliun lagi akan dicairkan kepada pensiunan PNS atau ahli waris pada tahap kedua.

Untuk saldo dana Taperum dari seluruh PNS aktif estimasi totalnya Rp9,2 triliun. Total dana Rp9,2 triliun tersebut akan menjadi saldo awal peserta Tapera yang saat ini perhitungannya sedang dalam proses. kbc10

Bagikan artikel ini: