Daihatsu pertahankan posisi 2 penjualan mobil 12 tahun berturut-turut, ini strateginya

Sabtu, 16 Januari 2021 | 10:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah ketatnya persaingan di pasar selain juga hantaman pandemi Covid-19 tahun lalu, PT Astra Daihatsu Motor berhasil kembali meraih peringkat kedua penjualan mobil ritel di Indonesia.

Peringkat itu bertahan selama 12 tahun beruntun sejak 2009 sampai 2020.

"Menggenapkan selusin tahun atau 12 tahun berturut-tutur bertahan di posisi dua di Indonesia," ujar Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso hari ini, Jumat (15/1/2021).

Secara nasional, dia menjelaskan, penjualan mobil secara ritel di Indonesia pada 2020 sekitar 578 ribu unit, atau turun 45 persen dibandingkan 2019.

Daihatsu dapat mencapai penjualan 100.026 unit, atau turun 44 persen dibandingkan 2019.

Marketshare (pangsa pasar) Daihatsu, disebut Hendrayadi, naik 0,3 persen dibandingkan 2019 sehingga menjadi 17,3 persen di akhir 2020.

"Meskipun sedikit, tapi ini sesuai target kami," jelasnya.

Untuk mendapatkan angka penjualan terbaik, Hendrayadi menceritakan, dirinya dan tim mengaku kerja keras mati-matian di penghujung tahun 2020. “Kami benar-benar ingin mencapai angka keramat seperti yang kamiu janjikan yaitu 100 ribu unit," ujar Hendrayadi.

Penjualan mobil Daihatsu didominasi oleh tiga model utama. Pertama low cost green car (LCGC) Daihatsu Sigra dengan capaian 26.219 unit, atau berkontribusi 26,2 persen dari total penjualan mobil Daihatsu.

Kedua, Gran Max Pick-Up dengan penjualan 24.297 unit (kontribusi 24,3 persen), dan ketiga, Terios, dengan penjualan 14.493 unit (kontribusi 14,5 persen).

Adapun Daihatsu LGCC Ayla 12.791 unit (kontribusi 12,8 persen), Gran Max Mini Bus (MB) 10.179 unit (kontribusi 10,2 persen), Xenia 9.231 unit (kontribusi 9,2 persen), dan Luxio serta Sirion sebanyak 2.816 unit (2,8 persen). kbc10

Bagikan artikel ini: