LaNyalla sampaikan keprihatinan atas bencana gempa di Sulbar

Jum'at, 15 Januari 2021 | 12:51 WIB ET

JAKARTA - Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Majene, Sulawesi Barat, dan sekitarnya pada Kamis (14/1/2021) sekitar 13.35 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa ini berpusat di 4 kilometer barat laut Majene. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer. Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Tercatat dua kali provinsi Sulbar diguncang gempa tektonik. Gempa bumi pertama dengan kekuatan magnitudo 5.9 SR terjadi pada Pukul 13.35.49 WIB. Berpusat di Kabupaten Majene. Kemudian gempabumi susulan pukul 14.00 WIB dengan kekuatan magnitudo 4.9 SR.

Musibah gempa ini membuat Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengaku prihatin atas musibah gempa bumi di Sulawesi Barat tersebut.

"Saya turut prihatin atas bencana yang melanda Sulbar. Semoga musibah ini bisa diatasi dengan cepat dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa ada halangan apapun," kata LaNyala, Jumat (15/1/2021).

Mantan Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur ini mendorong pemerintah daerah dan BNPB serta Kemensos segera bertindak cepat mengatasi gempa, termasuk segera mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.

LaNyalla menilai musibah tersebut merupakan fenomena alam. ia berharap agar warga setempat tidak panik, sebab gempa berdasarkan keterangan BMKG tidak menimbulkan tsunami.

"Berdasarkan keterangan BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Kami berharap warga tidak terlalu panik, tapi tetap waspada dan segera mencari tempat yang lebih aman. Jika ada rumah-rumah atau kantor -kantor yang rusak agar segera diatasi," harap LaNyalla.

Gempa susulan juga mengguncang wilayah Sulbar, Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 02.30 Wita. Getaran lebih kuat, bahkan sebanyak tiga kali gempa susulan yang terasa hingga Kota Makassar dengan durasi lebih lama.

Saat terjadi gempa susulan, sejumlah warga di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Kami berharap, dengan adanya musibah ini kita semua harus banyak-banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar musibah atau bencana ini  dijauhkan dari kita," harapnya.

Menurut informasi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa susulan tersebut dengan kekuatan magnitudo 6,2.

Gempa berpusat di lokasi 2.98 LS,118.94 BT arah 6 km Timur Laut Majene-Sulbar. Dengan kedalaman gempa 10 Km berdasarkan rilis BMKG.

Gempa susulan ini lebih kuat magnitudonya jika dibandingkan pada gempa sebelumnya pada Kamis (14/1/2021) pukul 14.30 Wita. kbc9

Bagikan artikel ini: