Nataru, konsumsi gasoline diproyeksi naik 4,4 persen

Minggu, 27 Desember 2020 | 15:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pertamina memproyeksikan konsumsi gasoline akan meningkat 4,44% atau 89.201 Kilo Liter (KL) per hari, pada momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021(Nataru) dibandingkan kondisi normal. Jenis BBM tersebut meliputi Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.

Sementara Gasoil, meliputi Dex, Dexlite, dan Biosolar diprediksi meningkat 0,36% atau 39.631 KL per hari. Khusus LPG, konsumsi atau penjualan pada Nataru di tengah pandemi ini diperkirakan naik 1,96% atau 26.164 Metrik Ton (MT) per hari, begitu juga avtur yang diproyeksikan meningkat sebesar 2,86% atau 7.149 KL per hari.

Untuk mengoptimalkan penyaluran BBM dan LPG saat momen Nataru, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang dimulai dari 7 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021. Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Muhammad Yusni bersama Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Hasto Wibowo mengunjungi TBBM Medan Group di Jalan KL Yos Sudarso, Medan pada Kamis.

Kunjungan ini berkaitan dengan kesiapan Satgas Nataru. "Pertamina menjamin ketercukupan energi bagi masyarakat dan kita jamin distribusi BBM, LPG dan avtur dalam kondisi lancar," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Minggu (27/12/2020).

Beberapa kesiapan Satgas Nataru berupa layanan BBM, layanan LPG dan layanan Avtur. Total layanan BBM berjumlah 7.469, layanan LPG yang terdiri dari SPPBE, agen PSO, agen NPSO, outlet PSO dan outlet NPSO sebanyak 228.961. Kemudian layanan avtur sejumlah 68 DPPU.

Layanan tambahan BBM antara lain mobil tangki sebanyak 160 unit, mobil dispenser tiga unit, pertashop 32 unit, motor kemasan atau PDS sejumlah 213 unit, dan layanan cashless payment di semua titik layanan SPBU.

Khusus di Pertamina MOR I, SPBU Reguler Siaga yang merupakan SPBU di jalur tol, jalur wisata dan jalur strategis tujuan mudik sebanyak 29 SPBU, motor kemasan/PDS sejumlah 27 dan mobil tangki sebanyak 14.

"Pertamina siap melayani masyarakat, kita telah menyiapkan sarana dan fasilitas distribusi sebanyak 114 TBBM dan 23 TLPG. Selain itu, Satgas Nataru juga bertugas menjamin ketersedian pelumas di SPBU," ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Hasto, untuk mendukung langkah pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19, Pertamina ikut menerapkan protokol antisipasi Covid-19 di seluruh SPBU.

"Kita menerapkan protokol kesehatan, tentunya dengan melakukan penyemprotan desinfektan, menyediakan hand sanitizer dan disiplin melakukan 3M menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan," ucapnya.

Terkait menjaga jarak saat pengisian BBM, kata Hasto, pelanggan kendaraan roda dua, sebaiknya turun dari motor dan berdiri di samping motor yang berseberangan dengan posisi operator. Sementara untuk pelanggan roda empat disarankan untuk tetap berada di mobil, namun apabila diperlukan keluar dari mobil maka diwajibkan berdiri di sisi mobil dan menjaga jarak dengan petugas SPBU.

"Penerapan protokol kesehatan dengan benar menjadi kunci penting untuk mencegah penyebaran covid-19. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan masyarakat tetap menjaga kesehatannya masing-masing," ujarnya.

Guna mempermudah transaksi pembayaran, Pertamina merekomendasikan pembayaran secara non-tunai melalui aplikasi MyPertamina. Sementara, untuk transaksi pembayaran uang tunai dianjurkan menggunakan uang pas sesuai dengan nilai transaksi.kbc11

Bagikan artikel ini: