Tiga program besar Sandi pulihkan industri pariwisata

Rabu, 23 Desember 2020 | 20:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat begitu dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi tadi. Sandi dihadapkan tantangan untuk memulihkan industri pariwisata yang sangat terpukul pandemi Covid-19.

Sandi mencatat ada 12 juta pekerja di industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang kesejahteraannya terdampak pandemi. Tak sedikit pengelola usaha sektor pariwisata yang terpaksa melakukan PHK atau merumahkan pegawainya selama pandemi. Sandi pun berjanji akan segera bergerak cepat melakukan terobosan agar lapangan kerja yang sempat hilang kembali tersedia dan menampung lagi SDM sektor pariwisata.

Usai dilantik di Istana Negara pagi tadi, Sandi bergegas menuju kantor Kemenparekraf untuk menjalani prosesi serah terima jabatan bersama Wisnutama. Setidaknya ada tiga program yang menurut Sandi segera dilakukan, terutama membenahi lima destinasi superprioritas.

Pembenahan akan dilakukan baik dari sisi infrastruktur di destinasi wisata dan promosinya dari sisi kuliner, fashion, dan lainnya. Khusus untuk promosi, Sandi juga diminta secara khusus oleh Presiden Jokowi untuk menyiapkan calendar of event pariwisata Indonesia. Diharapkan, penyelenggaraan event pariwisata tahun 2021 nanti bisa mendongkrak lagi industri yang sempat lesu ini.

"Lalu kedua, adaptasi. Kita harus beradaptasi dengan keadaan terkini yaitu Covid-19. CHSE (clean, health, safety, environment) salah satunya harus kita pastikan sebagai prasyarat untuk kebangkitan sektor ini," kata Sandi di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Program terakhir adalah kolaborasi dengan banyak pihak demi memulihkan lagi sektor pariwisata. Sandi menyampaikan, tugas berat pemerintah adalah menyediakan lagi jutaan lapangan pekerjaan di industri pariwisata yang terdampak Covid-19.

"Kami akan berjuang untuk mempertahankan dan mengembangkan pemberdayaan agar kita bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan mempertahankan tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor pariwisata dan ekraf," kata Sandi.

Sandi juga menambahkan bahwa Wapres Maruf Amin sempat menambahkan pesan untuknya agar pelaku industri pariwisata tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan di destinasi wisata. Alasannya, pandemi Covid-19 belum usai dan penularannya harus dicegah. Dengan adanya kepastian mengenai kesehatan dan keamanan di destinasi wisata, maka pengunjung diharapkan merasa nyaman.

"Bapak Wapres juga menambahkan untuk destinasi wisata halal dan destinasi wisata religi juga jadi perhatian untuk menggairahkan sektor wisata yang diharapkan bukan hanya bertahan tapi menangkap peluang jadi pemenang," kata Sandi.

Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya mengatakan jabatan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan sebuah amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan Wishnutama Kusubandio untuk berkarya dan memberi kontribusi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Saya menyadari pandemi Covid-19 ini merupakan suatu tantangan yang besar. Namun kita harus optimistis bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasti segera pulih dan bangkit kembali, seiring teratasinya pandemi ini. Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah sektor strategis penyumbang devisa serta pembuka lapangan kerja paling cepat, dan besar. Amat penting dalam upaya pemulihan ekonomi kita," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: