Kalbe komitmen bantu putus penyebaran Covid-19 di Sidoarjo dan Mojokerto

Sabtu, 19 Desember 2020 | 15:53 WIB ET

SIDOARJO, kabarbisnis.com: Kalbe Consumer Health Cabang Surabaya melalui program CSR dengan branding Kalpanax dan Entrostop terus melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik pasar tradisional yang ada di Sidoarjo dan Mojokerto. 

Hal tersebut sebagai wujud komitmen PT Kalbe untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di masa New normal ini. Terlebih dalam sebulan terakhir, tercatat ada kenaikan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di sejumlah daerah. Bahkan di Jatim, ada enam kabupaten kota yang kembali masuk pada zona merah, yaitu Kabupaten Kediri, Jember, Banyuwangi, Tuban, Kota Blitar, Kota Malang.

"Penyemprotan disinfektan ini dilakukan di sejumlah kios-kios pedagang pasar diantaranya pasar muncar, pasar Porong, pasar sukodono, pasar Tulangan kabupaten Sidoarjo, pasar Kemlagi dan pasar Gondang Kabupaten Mojokerto. Semua dilaksanakan pada bulan Desember 2020," ujar Distrik Sales Promotion Eksekutif Kalbe Consumer Health Cabang Surabaya, Erwin Kusumo Adiyanto di Sidoarjo, Sabtu (19/12/2020).

Penyemprotan dilakukan saat aktivitas pasar ditutup atau aktifitas pasar sudah selesai. kegiatan penyemprotan disinfektan dilakukan untuk meminimalisir resiko penularan virus corona sehingga kinerja pelayanan publik bisa terus berlangsung.

"Setelah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan ini, semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, selain itu masyarakan terus selalu di ingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, rajin cuci tangan dan tetap menjaga sosial distancing," tambahnya. 

Penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh area pasar. diantaranya kios, hingga pelataran yang digunakan pedagang berjualan dan penyemprotan di lakukan di tempat yang sering di lewati masyarakat, agar para pedagang hingga masyarakat terhindar virus Covid-19 menurut Wawan Sulistyo selaku Area Activation Surabaya. 

"Upaya penyemprotan disinfektan di pasar-pasar tradisional di masa New normal ini sangat tepat dilaksanakan agar bisa cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: