Mendag ungkap hanya 6% produk lokal dijual di e-commerce, selebihnya impor

Jum'at, 18 Desember 2020 | 09:05 WIB ET
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

JAKARTA, kabarbisnis.com: Industri e-commerce mengalami perkembangan pesat di Tanah Air. Hanya saja, potensi itu belum diikuti dengan banyaknya partisipasi produk lokal khususnya dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di platform perdagangan online.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto bahkan menyebut di hampir semua platform e-commerce masih didominasi produk impor.

“Kami lihat baru sekitar 6% hingga 7% barang yang dijual di marketplace berasal dari UMKM dan produsen lokal. Dan selebihnya merupakan barang impor," katanya dalam acara pertumbuhan ekspor Shopee di 2020, Kamis (17/12/2020).

Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah akan terus berupaya memfasilitasi UMKM untuk bisa memanfaatkan platform e-commerce. Menurut dia, e-commerce bisa menjadi alternatif pemasaran dan juga sarana mengakses pasar global.

"Jadi kami meminta partisipasi pelaku e-commerce dalam kemudahan UMKM mengakses pasar online. Apalagi di tengah pandemi Covid-19," ungkap Mendag.

Pihaknya juga saat ini sedang meningkatkan kinerja UMKM khususnya ke pasar global. Pasalnya, kinerja UMKM tersebut bisa berdampak besar terhadap peningkatan perekonomian negara.

“Kami (pemerintah) dan pelaku usaha akan mengembangkan dan mendorong UMKM go global. Hal ini untuk segera bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid-19," tandas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: