Laju kredit perbankan tergantung proses vaksinasi Covid-19

Senin, 14 Desember 2020 | 12:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Banyak pihak berharap terhadap vaksinasi Covid-19 yang tengah dilakukan pemerintah. Termasuk untuk kinerja pertumbuhan kredit pada industri perbankan.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memperkirakan penyaluran kredit mulai akan tumbuh pada paruh kedua tahun 2021, bila proses vaksinasi sudah dimulai sejak awal tahun.

"Kalau kuartal II perekonomian membaik, dan awal kuartal III ini mulai kembali meningkat juga dengan asumsi konsumsi juga bisa meningkat," kata Josua di Jakarta, Minggu (13/12/2020).

Josua mengakui jika proses vaksinasi dilakukan bukan dalam waktu yang singkat. Terlebih harus juga dilihat distribusi vaksin yang dilakukan pemerintah.

Tata kelola vaksin ini juga harus dipastikan bisa terdistribusi dengan baik dan seimbang. Vaksin tidak boleh hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang karena dampaknya pun akan dinilai percuma.

"Jangan sampai cuma segelintir orang yang bisa mengaksesnya," kata dia.

Dari ahli epidemologi lanjut Josua, efektivitas vaksin akan berdampak baik jika vaksinasi diberikan secara menyeluruh. Agar kekebelan kelompok (herd immunity) tersebut bisa tercapai.

"Jangan sampai vaksinasi belum menyeluruh, ini justru berbahaya dan informasi dari sektor kesehatan ini bisa menyebabkan second wave dan bisa mempercepat penyebaran virus," tutur dia.

Meski begitu, kehadiran 1,2 juta vaksin beberapa waktu lalu masih meninggalkan pertanyaan besar. Sebab pemerintah juga masih menunggu persetujuan Badan POM untuk proses vaksinasi massal.

"Jadi ini kita juga masih menerka-nerka, masih menunggu dan mencermati tata kelola vaksinasi tang perlu diperhitungkan," kata dia.

Bila proses vaksinasi belum berjalan dengan baik, tentunya akan membuat masyarakat untuk tetap menahan diri dalam melakukan aktivitas ekonomi. Sehingga pertumbuhan ekonomi mungkin akan tetap tumbuh positif tetapi tidak secara signifikan.

"Ini kita harap perekonomian bisa tubuh positif secara gradual belum signifikan karena bergantung pada severapa cepat ini (persetujuan Badan POM) dan proses vaksinasi," kata dia.

Setelahnya, berbagai perbaikan di sektor ekonomi baru akan mengikuti karena membutihkan permintaan. Termasuk juga dengan pembiayaan melalui kredit perbankan untuk modal kerja yang menjadi komponen terbesar dalam penyaluran kredit.

"Kalau kapasitas ini meningkat, nanti ada kebutuhan modal kerja, ini juga komposisinya juga paling besar," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: