Dua sektor bisnis ini diprediksi masih cerah di tengah pandemi

Kamis, 3 Desember 2020 | 11:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi virus Corona (Covid-19) di satu sisi memang membuat banyak sektor usaha yang terpukul. Namun di sisi lain ada sejumlah sektor bisnis yang diyakini memiliki peluang yang cerah.

Menurut Yudi Candra, CEO PT Duta Sukses Dunia yang merupakan perusahaan startup di bidang pendidikan dan training, disarankan untuk berbisnis di sektor teknologi dan kesehatan. Dua sektor bisnis itu dinilai akan cerah di masa depan.

"Kalau saya bicara tentang peluang bisnis di era pandemi ini, mungkin dua hal yang saya anjurkan adalah di bidang teknologi atau juga di bidang kesehatan," kata Yudi seperti dikutip, Rabu (2/12/2020).

Dikatakannya, di era teknologi seperti sekarang dan ke depan akan banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bisnis. Hal itu lah yang dinilai perlu untuk dipikirkan.

"Banyak sekali sebenarnya support tim industri yang bisa mensupport video online ini. Sebagai contoh Anda bisa menjadi videografer, Anda bisa menguasai SEO Google, Anda bisa ngebantuin orang untuk desain dan masih banyak lagi. Di mana Anda akan mendapat pekerjaan yang berlimpah di sini. Bahkan kalau Anda bisa membuat seseorang menjadi influencer apapun itu dan Anda bisa menyediakan fasilitasnya, Anda akan menghasilkan sesuatu di era bisnis ini," ucapnya.

Sedangkan di bidang kesehatan, kata Yudi, ke depan akan moncer sejak adanya Covid-19. Masyarakat dinilai akan tetap peduli terhadap kesehatan meskipun nantinya virus sudah tidak lagi menjadi pandemi.

"Kalau kita bicara kesehatan, Covid-19 itu adalah sebuah marketing yang luar biasa dahsyat untuk memberikan pengetahuan kepada kita bahwa kesehatan itu penting. Kesadaran kesehatan manusia di seluruh dunia meningkat luar biasa dikarenakan Covid-19 ini dan nggak ada marketing yang lebih gede dari Covid-19. Di mana Anda harus ngambil tuh kesempatannya," ucapnya.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada peluang di bisnis makanan dan minuman. Jika mau berbisnis di sektor itu, Yudi menyarankan agar memiliki pembeda dari kompetitor. Untuk memulainya, bisa dari cara kecil terlebih dahulu seperti menawarkan produk tersebut kepada orang terdekat.

"Kecuali kalau memang sudah kecemplung atau memiliki sesuatu hal yang baru yang luar biasa, skill yang unik, boleh deh ke sana (bisnis kuliner). Tetapi kalau ingin melakukan bisnis kuliner karena kayaknya gampang, terus dapat duit cash, itu perlu diperhatikan dan dipikirkan matang-matang," sarannya. kbc10

Bagikan artikel ini: