Gapero dukung rencana pemerintah tak kerek cukai SKT di 2021

Selasa, 1 Desember 2020 | 10:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) mendukung rencana pemerintah yang tidak menaikkan cukai di sektor sigaret kretek tangan (SKT) pada 2021. Rencana tidak menaikkan cukai SKT dinilai sebagai langkah yang paling tepat untuk melindungi sektor padat karya tersebut.

“Kalau memang tidak naik ya kami setuju, karena itu bentuk perlindungan pemerintah terhadap tenaga kerja, dan kami menyambut baik hal itu,” ujar Ketua Gapero, Sulami Bahar dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) melakukan unjuk rasa ke Istana Negara dan diterima oleh Kantor Staf Presiden (KSP).

Hasil dialog kedua pihak tersebut menyebutkan bahwa pemerintah akan menaikkan cukai rokok setelah pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada Desember, dan untuk cukai rokok jenis sigaret kretek tangan (SKT) tidak dinaikkan.

Gapero sebelumnya juga menyampaikan kepada pemerintah agar tidak ada kenaikan cukai tembakau pada 2021. Hal itu mengingat kondisi usaha dan daya beli masyarkat tengah mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. "Jadi tidak hanya SKT, kami juga berharap semuanya tidak ada kenaikan cukai," ujarnya.

Sekalipun ada kenaikan cukai di segmen rokok mesin, Gapero berharap kenaikannya berada di bawah level 10% alias satu digit saja.

Saat ini, perusahaan rokok masih menunggu pengumuman pemerintah mengenai keputusan tidak naiknya cukai di tahun 2021. Biasanya, pengumuman mengenai cukai sudah diumumkan sejak kuartal III agar perusahaan rokok bisa melakukan persiapan cash flow di tahun berikutnya.

Namun di tahun ini, pengumuman cukai dikabarkan baru akan dilakukan usai Pilkada serentak di pertengahan Desember 2020. Hal itu pun menyulitkan perusahaan rokok dalam menata pembelian cukai untuk tahun depan. kbc10

Bagikan artikel ini: