Stok kosong, Pelindo 3 grup gelar donor plasma kovalesen

Senin, 30 November 2020 | 21:38 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pelindo 3 berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 serta melakukan penanganan penderita yang telah terpapar. Untuk itu, pada hari ini, Senin (30/11/2020), Pelindo 3 Grup bersama PMI Surabaya menggelar donor plasma kovalesen.

Direktur Utama (Dirut) RS PHC Abdul Rofid Fanany mengatakan, selain dalam rangka merayakan HUT ke-28 Pelindo 3, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian Pelindo III Grup dalam rangka bisa membantu pasien Covid yang sedang dirawat. Terlebih saat ini stok plasma konvalesen di PMI Surabaya habis atau kosong.

"Dalam rangka HUT Pelindo 3, kami telah melakukan aksi sosial untuk membantu pasien dengan melakukan donor plasma kovalesen. Pendonor adalah penyintas Covid-19 di lingkungan Pelindo 3 Grup dan masyarakat sekitarnya. Karena syaratnya ini memang harus penyintas Covid-19. Jadi kami buka untuk pegawai Pelindo 3 dan masyarakat umum," ujar Abdul Rofid Fanany ditemui di kantor PMI Surabaya, Senin (30/11/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penyintas Covid-19 di Pelindo 3 grup sebenarnya cukup banyak, mencapai lebih dari 100 orang. Namun dari jumlah tersebut, yang lolos dari pemeriksaan dan persyaratan lainnya hanya sekitar 9 orang, sisanya sebanyak 7 orang dari swasta.

"Saat ini total yang bisa berdonor sebanyak 16 orang. Dan kami berharap masyarakat luas dengan hati terbuka mau untuk mengumpulkan plasma kovalesen karena memang sangat dibutuhkan," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua I PMI Surabaya, Tri Siswanto membenarkan bahwa saat ini stok persediaan plasma kovalesen di PMI Surabaya sedang kosong. Sehingga langkah Pelindo 3 untuk melakukan donor plasma kovalesen ini sangat membantu masyarakat Surabaya yang membutuhkan. "Terimakasih sekali karena saat ini banyak kebutuhan plasma kovalesen," ujar Tri Siswanto.

Besarnya permintaan tersebut karena banyak sekali masyarakat Surabaya yang terpapar Covid-19. Sementara produksi sangat kecil sekali. Bahkan selama pandemi Covid-19, jumlah penyintas yang telah manjadi pendonor hanya sekitar 300 orang. Sementara permintaan yang belum bisa terpenuhi saat ini sudah mencapai lebih dari 50.

"Sedangkan di bank kami tidak ada, kosong sejak seminggu. Alhamdulillah kami bahagia sekali Pelindo 3 jadi virus yang baik bagi seluruh kota sehingga nanti akan bermanfaat bagi warga kota yang membutuhkan. Karena sejauh ini tidak banyak yang mau mendonorkan. Selain itu, persyaratan untuk bisa berdonor plasma kovalesen juga sangat detil. Dari 100 orang, tidak sampai 10 persennya yang lolos" tegasnya.

Dia berharap, akan semakin banyak penyintas yang peduli dan mau berdonor karena hingga saat ini, vaksin Covid-19 masih belum bisa terdistribusi secara formal sehingga harapan bagi penderita yang dirawat lama atau kritis hanya pada plasma kovalesen.

"Kami mengajak semuanya yang telah imun, monggo daftar ke PMI. Semoga nanti yang terseleksi siap untuk diambil plasma kovalesen-nya dan kita distribusikan ke warga kota Surabaya yang sangat membutuhkan," tambahnya.

"Satu lagi pesan untuk penyintas, bahwa prosesnya cukup aman sehingga tidak perlu khawatir. Insyaallah aman bagi pendonor yang telah menjadi penyintas. Karena ada beberapa prosedur yang telah dilakukan," tutup Abdul Rofid Fanany.kbc6

Bagikan artikel ini: