BI prediksi permintaan pembiayaan meningkat di kuartal IV

Selasa, 17 November 2020 | 08:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan pembiayaan dari korporasi maupun permintaan kredit dari perbankan akan meningkat di kuartal IV/2020 ini. Hal ini tercermin dari hasil survei permintaan pembiayaan.

Ada indikasi pembiayaan dari korporasi meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang tercatat sebesar 15,1 persen pada Oktober 2020. SBT pada Oktober 2020 itu lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yaitu 9 persen.

"Peningkatan kebutuhan pembiayaan tersebut diindikasi, antara lain terjadi pada sektor Industri Pengolahan, Pertambangan dan Penggalian, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko dalam siaran pers, Senin (16/11/2020).

Dari sisi responden, BI melihat terdapat indikasi peningkatan pangsa responden yang berencana melakukan penambahan biaya dalam 3 dan 6 bulan ke depan.

Peningkatan pembiayaan terutama untuk jenis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Sementara dari sisi perbankan, penyaluran kredit baru diperkirakan lebih tinggi di kuartal IV 2020 dibandingkan dengan realisasi penyaluran kredit baru pada kuartal III 2020.

Hal tersebut terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru kuartal IV 2020 sebesar 73,6 persen, yang lebih tinggi dibandingkan SBT perkiraan penyaluran kredit baru kuartal III 2020 sebesar 48,1 persen.

"Prakiraan peningkatan penyaluran kredit baru didukung kebijakan penyaluran kredit yang tidak lebih ketat dibandingkan periode triwulan sebelumnya," sebut Onny.

Sebagai informasi, survei Penawaran dan Permintaan Pembiayaan Perbankan merupakan survei yang dilakukan dalam rangka mendukung Progam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19.

Survei ditujukan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan pembiayaan (sisi demand) maupun penyaluran (sisi supply).

Survei ini dilakukan bulanan kepada korporasi dan rumah tangga dari sisi permintaan serta perbankan dari sisi penawaran dengan cakupan nasional. kbc10

Bagikan artikel ini: