Konversi 1 juta kompor LPG ke induksi, PLN Jatim ajak masyarakat pakai energi lokal

Rabu, 4 November 2020 | 17:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebagai langkah awal dalam mensukseskan Gerakan Konversi 1 Juta Kompor LPG Ke Kompor Induksi, PLN gencarkan sosialisasi kepada masyarakat atas penggunaan kompor induksi yang dikemas dengan kreatif disesuaikan dengan budaya lokal. Sosialisasi dengan mengusung konsep demo masak ringan ini juga dilaksanakan sebagai rangkaian memperingati Hari Listrik Nasional ke-75.

"Konversi itu disebut akan menghemat anggaran subsidi elpiji yang telah dianggarkan sebesar Rp 50,6 triliun pada APBN 2020. Konversi ini juga meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal. Sebab, untuk elpiji yang kita konsumsi sebagian besar masih impor, sementara listrik adalah energi berbasis lokal," ujar Manager Niaga PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Agung Surana, Selasa (3/1/2020) malam.

Agung menambahkan gerakan konversi ini merupakan bukti keseriusan PLN mendukung penggunaan energi bersih di Indonesia. Gerakan serentak seluruh Indonesia ini juga digelar di seluruh unit PLN Jawa Timur pada 23-27 Oktober 2020.

PLN UP3 Surabaya Utara gelar sosialisasi penggunaan kompor induksi di Gor Pacific Caesar komplek Perumahan Pantai Gading Kenjeran Surabaya. Dikemas dengan lomba masak antara PLN UP3 Surabaya Utara dan club Bola Basket Pasific Caesar. Manager UP3 Surabaya Utara, Ardian Egusfi berpasangan dengan Ferry Adhitya Putra, Manajer ULP Kenjeran melawan tim dari Pasific Caesar, Aries Hermawan dan Indra Muhammad. Acara ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Mandiri Energi dengan Menggunakan Kompor Induksi.

Ardian menuturkan, penggunaan kompor induksi ini bagian dari electrifying lifestyle, lebih efisien, bersih, aman dan nyaman. Efisien karena lebih hemat dari kompor gas, bersih karena kompor induksi tidak mengeluarkan asap dan aman karena tidak ada bara api. Pemakaian daya listrik sekitar 700 watt sehingga untuk yang daya masih 900 VA bisa tambah daya terlebih dahulu.

Untuk PLN UP3 Mojokerto, kegiatan sosialisasi kompor induksi di berbagai titik keramaian yang terbagi menjadi 3 zona yaitu zona timur (Mojokerto), zona tengah (Jombang) dan zona barat (Nganjuk). Sosialisasi tersebut dilakukan dengan melaksanakan demo memasak bekerja sama dengan minimarket seperti Alfamart dan Alfamidi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kompor induksi kepada masyarakat, karena masih banyak yang belum mengetahui kelebihan penggunaan kompor induksi dibandingkan dengan kompor gas. Kompor induksi memiliki kelebihan lebih aman (mengurangi resiko ledakan karena tidak menggunakan gas), hemat (20% lebih hemat), praktis (pengguna dapat mengatur daya dan durasi memasak) dan ramah lingkungan (tidak mengeluarkan emisi seperti kompor gas) serta sangat stylish.

Sementara di UP3 Surabaya Barat, kegiatan ini diramaikan dengan demo masak yang langsung diperankan oleh MUP3 Surabaya Barat, Agus Setiono battle dengan Technical Director PT Ispat Indo V.V. Rao. "Saya mengajak masyarakat semua memasak menggunakan kompor induksi, karena lebih praktis, lebih aman dan lebih bersih serta ramah lingkungan," papar Rao.kbc6

Bagikan artikel ini: