Kemenhub optimalkan operasionalisasi tol laut

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan beberapa instrumen untuk memaksimalkan operasional tol laut, antara lain pengadaan kapal baru, penetapan trayek rute, hingga penambahan sarana bongkar muat pelabuhan.

Khusus untuk penetapan trayek rute, Kemenhub menyiapkannya untuk beberapa pelabuhan pangkal ke berbagai kota dan pulau di wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) serta kawasan timur Indonesia (KTI).

"Kami juga melakukan digitalisasi dengan menetapkan pelabuhan Tol Laut sebagai pilot project dengan pengaturan pola jaringan pelabuhan hub and spoke," kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam Rakornas Penyelenggaraan Angkutan Barang di Laut secara virtual di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Pola jaringan tersebut, tambah Budi dilakukan dengan melihat beberapa daerah sebagai pelabuhan utama (hub) dan sebagian daerah sebagai pelabuhan pengumpan (spoke). Catatan Kemenhub, program tol laut terus mengalami peningkatan dan perkembangan sejak diluncurkan pada 2015 silam, mulai dari segi infrastruktur, trayek, armada, hingga kapasitas.

Pada awal peluncurannya, program tol laut memiliki tiga trayek pada 2015, kemudian berkembang menjadi enam trayek pada tahun berikutnya dan saat ini sudah memiliki 26 trayek serta 100 pelabuhan singgah.Budi mengonfirmasi tol laut pada 2020 didorong untuk melibatkan sinergi antarkementerian dan lembaga dalam rangka efisiensi biaya pengiriman barang kebutuhan pokok dan barang penting serta muatan balik hasil industri daerah yang tidak optimal jika hanya menjadi beban pelayaran dan pelabuhan.

Sinergi tersebut dilakukan melalui pembaruan regulasi yang berlaku dengan menyesuaikan tantangan dan dinamika selama pelaksanaan tol laut. Sinergi itu antara lain dijalin dengan Sentra Bisnis Kelautan dan Perikanan Terpadu dan Gerai Maritim serta Rumah Kita.

Dikatakan Menhub tol laut hingga saat ini terus hadir dengan performa baru melalui sistem manajemen logistik dan digitalisasi yang terus berinovasi untuk memudahkan regulator maupun pelaku usaha.

"Seperti aplikasi Sistem Informasi Tol Laut atau SITOLAUT itu merupakan Logistic Communication System (LCS) versi 02 dengan basis mobile apps, Informasi Muatan dan Ruang Kapal atau IMRK, Delivery on Line, Inaportnet, Simlala, dan berbagai layanan lainnya," tukas Menhub.

Hingga saat ini, pemerintah telah membangun lebih dari 50 pelabuhan, 293 unit kapal yang mencakup 116 unit kapal perintis, 14 kapal kontainer, 6 kapal ternak, 18 unit kapal rede dengan 2 unit sebagai kapal rumah sakit, serta 138 kapal pelayaran rakyat.kbc11

Bagikan artikel ini: