Pemerintah tak larang masyarakat bepergian, asal...

Selasa, 27 Oktober 2020 | 09:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menekankan tidak ada larangan untuk bepergian dalam menyambut libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H pada pekan ini.

Namun demikian sebagai catatan, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan covid-19, minimal mematuhi 3M. Yaitu, menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak hindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan dalam setiap kegiatan.

"Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk bepergian, namun dengan catatan protokol kesehatan covid-19 harus ketat sekali," ujar Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam webinar Markplus Government Roundtable Series 2 : Peran Perhubungan dalam Pemulihan Ekonomi, Senin (26/10/2020).

Lebih lanjut, Budi juga menjelaskan untuk transportasi darat tidak diperlukan rapid test. Sehingga masyarakat tidak perlu panik. Namun, dia menekankan agar protokol kesehatan dipatuhi.

"Kalau menggunakan transportasi darat itu tidak menerapkan rapid test. Namun demikian, tidak berarti kami tidak sejalan dengan protokol kesehatan. Karena memang semua simpul transportasi darat, kami punya surat edaran menyangkut 3M," kata Budi.

Sementara, ada pengecualian untuk perjalanan menuju Bali yang harus menyertakan hasil rapid. Hal ini karena masih tingginya angka penularan covid-19 di Bali. Sehingga pemerintah setempat memberlakukan kebijakan untuk melampirkan hasil rapid saat hendak memasuki Bali.

"Tapi secara umum untuk yang menggunakan bus, kami tidak memberlakukan (rapid test)," pungkas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: