Arab Saudi izinkan 650 ribu jamaah umrah

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah mengizinkan para jamaah melaksanakan umrah sejak awal Oktober 2020 lalu. Tercatat, sudah ada 650 ribu izin umrah yang dikeluarkan di tengah pandemi Covid-19.

Izin tersebut baru dihitung dari fase pertama dan kedua (hingga 23 Oktober). Sedangkan, pelaksanaan umrah di tengah pandemi sendiri memiliki tiga fase, yakni pertama berkapasitas 6 ribu jamaah per hari, kedua maksimal 15 ribu jamaah per hari dan ketiga kapasitas 20 ribu jamaah per hari.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr Amr Al Maddah dalam wawancara di saluran TV Al-Ekhbariya mengatakan, banyaknya izin umrah yang telah dikeluarkan pemerintah karena rendahnya kasus virus corona saat ini.

"Sejauh ini, lebih dari 165 ribu jamaah telah melakukan umrah dan lebih dari 200 ribu orang sudah sholat di Masjidil Haram. Angka-angka ini tidak mungkin dapat terjadi jika kasus virus corona tidak turun ke tingkat yang wajar," jelas dia dikutip dari Arab News.

Adapun, Al Maddah menjelaskan aplikasi Eatmarna sendiri telah didownload sebanyak 2,5 juta kali. Bahkan, sudah ada 1,2 juta pendaftaran umroh. Para jamaah juga bisa mengajukan izin beberapa kali bila mana ada ketersediaan nomor untuk masuk ke dalam Masjidil Haram.

"Sesuai dengan rencana dimulainya kembali umroh secara bertahap, tujuan dari aplikasi ini untuk mengatur jumlah jamaah di Masjidil Haram. Jadi, jamaah yang tidak bisa mendaftar atau memesan umrah lagi itu karena permintaan izin umroh yang tinggi saat ini," sambungnya.

Nantinya, pada tahap ketiga jamaah dari luar negeri akan mulai diizinkan. Setelah itu, pada tahap keempat atau ketika semua risiko Covid-19 sudah hilang Masjidil Haram akan dibuka kembali normal untuk umrah. kbc10

Bagikan artikel ini: