Among Us dinilai berbahaya untuk anak, psikolog: Orang tua harus dampingi

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gim Among Us tengah happening dan digandrungi banyak pemain termasuk di Indonesia. Tidak hanya pemain dewasa, tetapi anak-anak juga tertarik bermain gim deduksi sosial tersebut.

Psikolog Oriza Sativa mengatakan, orang tua juga perlu hati-hati sebelum mengizinkan anak bermain gim buatan Innersloth itu. Menurutnya, orang tua perlu melakukan pendampingan lantaran gim tersebut mengandung unsur kekerasan.

“Salah satu poin dari gim ini adalah mencurigai musuh di antara setiap pemain yang ada. Orang tua perlu memberikan pemahaman bahwa itu (Among Us) hanya sekadar gim, karena berbahaya bila anak lebih mudah menghakimi orang karena sudah terbiasa mencurigai. Anak perlu paham gim hadir untuk menjadi sarana hiburan,” katanya seperti dikutip, Senin (19/10/2020).

Adapun Pan European Game Information (PEGI) menyebutkan bahwa gim ini memang diperuntukan untuk remaja berusia 16 tahun ke atas karena mengandung kekerasan.

Namun, Video Standards Council (VSC) Amerika Serikat baru-baru ini meninjau peringkat tersebut, mengingat popularitas game ini terus meningkat di seluruh dunia. Akhirnya mereka pun menetapkan bahwa rating tersebut murni berdasarkan deskripsi game dari aplikasi pengembang, bukan penilaian objektif secara keseluruhan gim.

Akhirnya, VSC mengeluarkan kembali rating PEGI gim Among Us menjadi 7, yang artinya bisa dimainkan oleh anak berumur 7 tahun ke atas.

Oriza mengatakan bahwa saat anak terpilih menjadi impostor, dia diharuskan untuk berbohong dan meyakinkan pemain lain bahwa dia bukanlah penjahat dalam permainan tersebut. Sebab, jika orang lain tahu pemain itu sebagai penjahatnya, maka akan dilakukan pengambilan suara hingga dikeluarkan.

Namun, dia juga melihat bahwa ada sisi positif dari gim deduksi tersebut. Menurutnya, gim Among us memuaskan hasrat dasar manusia yang punya sisi ingin tau terhadap banyak hal.

“Gim ini memberikan kompleksitas melalui analisa untuk mengunggah sisi psikologis dasar remaja dan anak. Membuat anak lebih berambisi untuk menang dengan memilih strategi terbaik dari setiap pilihan yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa fungsi gim saat ini selain sarana hiburan juga sebagai wadah eksplorasi bagi anak. Pasalnya, gim menjadi salah satu landasan pengembangan kepribadian anak. kbc10

Bagikan artikel ini: