Terhempas pandemi, AirAsia X berniat tutup bisnis di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2020 | 10:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: AirAsia X Bhd (Berhad), maskapai penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier ((LCC), saudara AirAsia berencana melikuidasi unit bisnisnya di Indonesia, sebagai bentuk efisiensi menghadapi pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda.

Diketahui, AirAsia Group Bhd juga telah menghapusbukukan 49 persen sahamnya di Thai AirAsia X. Hal itu disampaikan Wakil Ketua AirAsia X Lim Kian Onn dalam wawancara dengan surat kabar Star.

Mengutip laman Bloomberg, Minggu (18/10/2020), dalam proses likuidasi perusahaan di Indonesia, AirAsia X membutuhkan dana untuk melunasi utang sebesar US$15,3 juta atau sekitar Rp 225,8 miliar (asumsi kurs Rp 14.764). Proposal pengajuan dana ini membutuhkan persetujuan investor dan kreditur.

"Negosiasi awal dengan kreditur sulit karena mereka kecewa," kata Lim dalam wawancara.

Mereka meminta persyaratan lebih, termasuk ekuitas gratis (free equity). Kendati, hal itu tidak mungkin dipenuhi oleh maskapai di tengah situasi seperti sekarang.

Meski begitu, Lim mengatakan, semua pihak ingin tetap mempertahankan dan memajukan maskapai. "Tidak ada yang bisa mendapatkan keuntungan dari kematian kami," katanya kepada surat kabar tersebut.

Maskapai AirAsia ini berencana untuk melanjutkan penerbangan pada kuartal pertama, meskipun bisa berubah sewaktu-waktu.

"Jika rencana penyelamatan mendapat persetujuan, perusahaan harus menegosiasikan kembali setiap kontrak dan akan melakukan yang terbaik untuk menjaga kepentingan semua pemangku kepentingan," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: