China masih dominasi ekspor RI, manggis dan pisang jadi penopang

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor nonmigas sepanjang bulan September 2020 masih didominasi China, yaitu sebesar US$2,63 miliar.

"Disusul ke Amerika Serikat US$ 1,69 miliar dan Jepang US$ 1,06 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 40,41 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video konferensi, Kamis (15/10/2020).

Sementara ekspor ke Uni Eropa sebanyak 27 negara sebesar US$ 0,99 miliar.

Adapun ekspor buah-buahan lokal ke Cina naik pada September 2020. Beberapa jenis buah-buahan yang mengalami peningkatan diantaranya, kata dia, adalah buah manggis yang memang sangat digemari di sana. "Kemudian pisang kita juga mengalami kenaikan ekspor dan satu lagi adalah kelapa dari perkebunan," ujarnya.

Sedangkan, menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari hingga September 2020 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$ 19,11 miliar atau 16,31 persen, diikuti Jawa Timur US$ 15,20 miliar atau 12,97 persen dan Kalimantan Timur US$9,57 miliar atau 8,17 persen.

Suhariyanto juga mengatakan, nilai ekspor Indonesia September 2020 mencapai US$ 14,01 miliar atau meningkat 6,97 persen dibanding ekspor Agustus 2020. Sementara dibanding September 2019 menurun 0,51 persen.

"Nilai ekspor selama September 2020 mengalami kenaikan 6,97 persen disebabkan kenaikan ekspor migas sebesar 17,43 persen," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: