Terhempas pandemi, bisnis transaksi perbankan dunia anjlok 22 persen

Senin, 5 Oktober 2020 | 08:38 WIB ET

JAKARTA,.kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 rupanya ikut membawa dampak pada industri keuangan dunia.

McKinsey & Company Financial Service memperkirakan pendapatan bisnis transaksi perbankan global akan turun 7 persen tahun ini.

McKinsey menyebutkan krisis kesehatan tahun ini telah membuat pendapatan bisnis transaksi dalam enam bulan pertama 2020 turun sekitar 22 persen dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun 2019. 

Perusahaan ini memperkirakan pendapatan bisnis ini secara global pada 2020 akan menjadi US$140 miliar lebih rendah 7 persen dari tahun lalu. "Perubahan ini 11 persen hingga 13 persen di bawah proyeksi pendapatan prapandemi kami untuk tahun 2020," demikian dikutip dari Laporan Pembayaran Global 2020 McKinsey, akhir pekan lalu.

McKinsey menyebutkan, kinerja bisnis transaksi tahun ini sangat kontras dengan tahun sebelumnya yang relatif stabil.

Bisnis pembayaran yang biasanya tumbuh cepat dalam 5 tahun terakhir pun mulai terkontraksi karena penjagaan jarak fisik dan pembatasan aktivitas masyarakat.

Pelaku usaha pun mengambil langkah antisipasi dan perubahan kausal dalam menghadapi perilaku konsumen tersebut.

Jika menyelisik lebih dalam, kategori pengeluaran perjalanan dan hiburan mendapat tekanan terparah dengan tren penurunan 80 persen hingga 90 persen pada paruh pertama tahun ini.

"Namun, beberapa kategori pengeluaran mulai menunjukkan tren pemulihan, dan bahkan percepatan pergeseran pola konsumsi ke perdagangan digital menyebabkan berkurangnya penggunaan uang tunai, dan pendapatan bisnis transaksi," katanya.

Jika menyelisik lebih dalam, kategori pengeluaran perjalanan dan hiburan mendapat tekanan terparah dengan tren penurunan 80 persen hingga 90 persen pada paruh pertama tahun ini.

"Namun, beberapa kategori pengeluaran mulai menunjukkan tren pemulihan, dan bahkan percepatan pergeseran pola konsumsi ke perdagangan digital menyebabkan berkurangnya penggunaan uang tunai, dan pendapatan bisnis transaksi," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: