Batal investasi di RI, DPR larang karyawan BKPM main TikTok

Rabu, 23 September 2020 | 10:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melarang staf Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM bermain TikTok. Alasannya, hal itu sebagai reaksi atas batalnya perusahaan aplikasi jaringan sosial dan platform video musik tersebut masuk dan berinvestasi di Indonesia.

TikTok memilih membenamkan dana miliar-an dolar AS di Singapura. Padahal jumlah pengguna aplikasidi pasar Indonesia jauh lebih besar dari Singapura. Dengan begitu, sumber pendapatan dari Indonesia juga pasti lebih besar.

"Ini tamparan langsung ke kita semua, khususnya BKPM," ujar Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PAN Abdul Hakim Bafagih saat rapat kerja antara pemerintah dan Komisi VI DPR RI, Selasa (22/9/2020).

Abdul meminta Ketua BKPM Bahlil Lahadalia untuk melarang para stafnya menggunakan aplikasi TikTok, sebagai bentuk teguran.

ByteDance, perusahana induk TikTok yang berbasis di Beijing ini akan menginvestasikan miliaran dolar dan merekrut ratusan karyawan di Singapura selama tiga tahun ke depan. Di sana, ByteDance bahkan tengah mengajukan lisensi mendirikan bank digital.

Dilansir dari Bloomberg, ByteDance, startup paling kaya di dunia ini akan membawa layanan media sosialnya lebih dalam ke Asia setelah kemunduran di India, Inggris dan AS.

Perusahaan yang dikendalikan miliarder Zhang Yiming telah lama mengamati 650 juta penduduk Asia Tenggara populasi pengguna ponsel cerdas yang semakin meningkat,

Sumber lain menambahkan, rencana investasi di Singapura tersebut termask dengan mendirikan pusat data disana. ByteDance saat ini sudah beroperasi di negara tersebut lewat TikTok serta perusahaan perangkat lunak, Lark.

ByteDance saat ini memiliki lebih dari 200 lowongan pekerjaan di Singapura, untuk posisi dalam segala hal mulai dari pembayaran hingga e-commerce dan privasi data.  Perusahaan telah memiliki 400 karyawan yang bekerja di bidang teknologi, penjualan dan pemasaran di negara kota itu

Hanya Kepala BKPM Bahlil mengatakan tak bisa memilih investor yang masuk Indonesia di tengan pandemi. BPKM akan menggaet investor dari mana saja yang bersedia menanamkan modal di Indonesia.

Saat ini, ada 9 perusahaan China ayang akan masuk di Indonesia. Dari jumlah itu, ada dua perusahaan yang sudah berjalan. Hanya Bahlil tak menjelaskan urungnya TikTok masuk Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: