Dititipi dana Rp11,5 triliun, BPD baru salurkan Rp1,8 triliun

Selasa, 15 September 2020 | 15:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah mencatat realisasi penyaluran penempatan dana pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) baru mencapai Rp1,8 triliun.

Saat ini ada, tujuh BPD yang sudah menerima penempatan dana antara lain PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) senilai Rp2,5 triliun, PT Bank DKI Jakarta Rp2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Rp2 triliun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) Rp2 triliun, dan PT Bank SulutGo Rp2 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan pemerintah telah menitipkan dana Rp11,5 triliun pada akhir Juli 2020 lalu.

"Pemerintah juga melakukan penjaminan, penempatan dana PEN di 4 himbara itu ditempatkan sebesar 30 triliun dan sudah disalurkan 79,7 trilun atau target tersebut yang diharapkan 90 triliun. Hampir dekati target. Di BPD sudah ditempatkan 11,5 triliun dan baru disalurkan 1,8 triliun dan ini masih terus karena bank yang disalurkan adalah bank-bank kecil," kata Airlangga dalam video virtual, Selasa (15/9/2020).

Dia melanjutkan pemerintah juga menyalurkan penjaminan korporasi padat karya sebesar Rp5 triliun yang bisa cover sektor. Lalu, penyaluran banpres produktif diberikan ke 5,5 juta dengan total penyaluran Rp13,4 triliun.

"Jadi program ini dilanjutkan di 7 sektor dgn skala kesehatan bansos padat karya terus dilakukan sampai 2021 dan kegiatan lain juga dijalankan," bebernya. kbc10

Bagikan artikel ini: