Dukung pengembangan industri Jatim, PLN segera operasikan Trafo GITET 3 Krian

Rabu, 9 September 2020 | 18:18 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Komitmen PLN UID Jatim untuk penyediaan pasokan listrik di Jawa Timur sebagai upaya pengembangan sektor industri di Jawa Timur diwujudkan dengan persiapan pengoperasian Trafo 3 GITET Krian.

GITET merupakan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi yang berfungsi menghubungkan dua atau lebih jalur transmisi. GITET Krian yang saat ini sudah beroperasi dengan dua buah trafo 150/20kV dengan kapasitas masing-masing 60MVA, telah dibangun lagi trafo 3 150/20kV dengan kapasitas yang sama. Kapasitas tambahan sebesar 60 MVA ini direncanakan akan beroperasi tahun 2020 ini.

Untuk memastikan kesiapannya, maka pemeriksaan bersama progress pembangunan Trafo 3 GITET Krian dilakukan oleh PLN UP2D Jatim bersama UIP JBTB I, UIT JBTB dan UP3 Sidoarjo.

"Pemeriksaan ini untuk memastikan fungsi dan kelengkapan peralatan terpasang agar saat pengoperasian kedepan bisa berjalan dengan lancar," ujar Manager UP2D Jawa Timur, Uray Amininin, Surabaya, Rabu (9/9)2020).

Ia berharap dengan beroperasinya GITET Krian Trafo 3 ini dapat meningkatkan pengembangan iklim industri di Jawa Timur, menjaga pasokan listrik tetap andal serta pekerjaan pemeliharaan kubikel gardu induk yang memerlukan pemadaman peralatan bisa dilaksanakan dengan baik tanpa harus padam disisi pelanggan.

"Diharapkan dengan dioperasikannya Trafo 3 Gitet Krian dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan di wilayah Krian, khususnya pelanggan-pelanggan besar. Di wilayah Krian, jumlah pelanggan bisnis sebanyak 7.015 pelanggan dengan total daya 45.771.150 VA dan pelanggan industri sebanyak 657 pelanggan dengan total daya 607.720.400 VA," tambahnya.

Salah satu pelanggan, PT Java Pacific, Kusuma menyampaikan harapannya, dengan beroperasinya GITET Trafo 3, peralatan produksinya bisa terus bekerja tanpa padam baik karena gangguan maupun pemeliharaan oleh PLN.

"Selama ini kan selalu ada pemadaman terencana semoga bisa diminimalisasi sehingga produksi makin lancar," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: