BTN tawarkan KPR bunga 10 persen fixed 3 tahun

Senin, 7 September 2020 | 14:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya melalukan inovasi untuk mendorong laju penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Langkah ini juga untuk membantu pemerintah mempercepat pencapaian Program Satu Juta Rumah.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, salah satu inovasi terbaru dengan merilis fitur baru untuk KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), yaitu fitur Graduated Payment Mortgage.

"Fitur ini memiliki suku bunga kredit yang diberikan fixed sebesar 10 persen selama tiga tahun. Sebelumnya KPR BP2BT yang lama yang belum dilengkapi fitur GPM, versi sebelumnya belum menggunakan sistem suku bunga berjenjang pada tiga tahun pertama kredit berjalan," ujarnya, Senin (7/9/2020).

Pahala menjelaskan, KPR BP2BT adalah salah satu skema KPR Subsidi selain Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB). Fitur Graduated Payment Mortgage atau GPM angsuran dapat lebih terjangkau, sehingga masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah dapat lebih antusias menggunakan skema KPR BP2BT untuk dapat memiliki rumah impiannya.

Untuk menggaet minat nasabah, lanjut Pahala, BP2BT tak kalah menarik dengan skema FLPP maupun SSB. Pahala memaparkan, dengan fitur baru, keringanan yang diperoleh masyarakat makin bertambah untuk mendapatkan rumah tapak maupun rumah susun yang diidamkan.

Pertama, uang muka atau down payment (DP) mulai dari satu persen dari harga jual rumah. Kedua, mendapatkan bantuan uang muka sebesar 45 persen dari harga rumah atau maksimal Rp 40 juta.

Ketiga, jangka waktu kredit atau tenor hingga 20 tahun. Keempat, terbaru fitur GPM, suku bunga kredit hanya 10 persen untuk tiga tahun pertama dan suku bunga selanjutnya akan mengambang atau floating dengan tetap memperhatikan batas tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Pahala, inovasi tersebut menjadi strategi BTN untuk mempercepat penyaluran KPR Subsidi selain menggunakan skema FLPP maupun SSB. BTN sebagai salah satu Bank yang dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengemban tanggung jawab untuk menyalurkan KPR subsidi, sehingga BTN bukan sekadar bank penyalur, tapi bank yang berkomitmen mendorong pencapaian Program Sejuta Rumah.

"Dengan fitur GPM tersebut, kami menargetkan penyaluran KPR BP2BT hingga akhir tahun ini dapat menyentuh 3.000 unit, adapun per Agustus lalu pencapaian kami baru sekitar 300 unit," ucapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: