Agustus 2020, industri asuransi kantongi premi baru Rp23,1 triliun

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 09:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 rupanya ikut mendongkrak kinerja industri asuransi, seiring meningkatnya pengajuan masyarakat baik untuk asuransi jiwa maupun lainnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sepanjang Agustus 2020 premi baru yang mampu dihimpun industri asuransi mencapai Rp 23,1 triliun.

"Industri asuransi tercatat menghimpun pertambahan premi tercatat sebesar Rp 23,1 triliun," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Lebih rinci, premi dari asuransi jiwa sebesar Rp 13,7 triliun. Sedangkan asuransi Umum dan reasuransi sebesar Rp 9,4 triliun.

Pertumbuhan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh positif 2,22 persen. Sebelumnya pada Juni 2020 mengalami kontraksi sebesar -2,32 persen.

Namun, pertumbuhan premi asuransi jiwa masih mengalami kontraksi sebesar -10,69 persen. Kontraksi ini lebih besar dibandingkan pada Juni 2020 sebesar 10 persen.

OJK juga mencatat penghimpunan dana dari pasar modal hingga 25 Agustus 2020 mencapai Rp 63,7 triliun. Dana tersebut terkumpul dari 32 emiten baru.

"Hingga 25 Agustus 2020 penghimpunan dana melalui pasar modal telah mencapai Rp 63,7 triliun dengan 32 emiten baru," kata Wimboh.

Sedangkan pada pipeline, terdapat 65 emiten yang akan melakukan penawaran umum. Adapun total penawaran diperkirakan mencapaiRp 44,07 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: