Penerimaan pajak minus 14,7%, ini kata Menteri Sri Mulyani

Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak per Juli 2020 masih terkontraksi 14,7%.

Penerimaan pajak hingga akhir Juli 2020 senilai Rp601,9 triliun atau 50,2% dari target APBN 2020 yang sudah diubah sesuai Perpres No. 72/2020 senilai Rp1.198,8 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kontraksi tersebut lebih dalam dari yang diperkirakannya.

"Kalau kita lihat dari sisi growth penerimaan pajak adalah negatif 14,7%. Ini lebih dalam dari yang kami perkirakan. Ini yang perlu kami perhatikan dari faktor-faktor pajak tersebut," kata Sri Mulyani dalam press conference APBN Kita secara virtual, Selasa (25/8/2020).

Dia merinci penerimaan PPh migas hingga akhir Juli 2020 tercatat senilai Rp19,8 triliun atau minus 44,3% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu Rp35,5 triliun.

"Penurunan PPh migas secara drastis tersebut melanjutkan penurunan mulai Februari 2020 karena dipengaruhi harga minyak dunia yang anjlok," katanya.

Sedangkan penerimaan pajak nonmigas senilai Rp582,1 triliun atau mengalami kontraksi sebesar 13,1%.

"Kontraksi ini salah satunya dikarenakan efek lesunya kinerja korporasi karena virus Corona sehingga berimbas pada perlambatan setoran pada tahun ini," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: