BRI catat laba bersih Rp10,2 triliun di semester I

Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp10,2 triliun (konsolidasi) pada paruh pertama tahun ini. 

Berdasarkan laporan keuangannya yang dipublikasikan perseroan, Rabu (19/8/2020), perolehan laba tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah Rp16,16 triliun.

Kondisi tersebut lantaran adanya tekanan di sisi pendapatan bunga dan beban bunga yang masih relatif stagnan. "Pendapatan bunga rupiah tercatat sebesar Rp54 triliun, turun dari periode sama tahun lalu Rp57 triliun, sedangkan beban bunga rupiah masih bertahan di kisaran Rp17 triliun," demikian ulis laporan itu seperti dilansir, Rabu (19/8/2020).

Pendapatan nonbunga yang dibukukan emiten berkode saham BBRI ini mengalamai kenaikan terutama dari sisi peningkatan nilai wajar aset spot dan derivatif serta pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi. Selain itu ada juga pemulihan atas cadangan kerugikan penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp91,71 miliar.  

Sementara itu, beban pencadangan tercatat Rp8,88 triliun, justru turun dari semester pertama tahun lalu Rp9,64 triliun. Selain itu, perseroan juga meningkatkan beban tenaga kerja menjadi Rp13,7 triliun dari periode sama tahun lalu Rp11,8 triliun.

Menyelisik lebih dalam, BBRI juga menghapus buku kredit bermasalah sebesar Rp6,4 triliun miliar pada akhir Juni 2020, naik dari periode sama tahun lalu yang Rp5,6 triliun. Total restrukturisasi tercatat Rp213 triliun, naik dari periode sama tahun lalu Rp43 triliun.

Dengan upaya tersebut, kenaikan rasio kredit bermasalah dapat terkendali. Rasio nonperforming loan (NPL) gross BBRI terpantau naik 63 basis poin secara tahunan menjadi 2,98 persen dari sebelumnya 2,35 persen. Sementara itu NPL net terpantau turun menjadi 0,77 persen dari sebelumnya 1,12 persen.  

Dari sisi fungsi intermediasi, BBRI mencatatkan penyaluran kredit senilai total Rp886,91 triliun meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp877,44 triliun. Selain itu ada juga pembiayaan syariah sebesar Rp35,00 triliun. Adapun, jumlah dana pihak ketiga yang dihimpun BBRI hingga akhir semester I/2020 tercatat sebesar Rp1.045 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: