Tetap kreatif di tengah pandemi dengan belajar desain via online bersama Lasalle College

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 21:39 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meski saat ini sebagian besar negara di dunia dihantam pandemi Covid-19, namun tak menghalangi seseorang untuk tetap kreatif.

Menyikapi hal ini, Lasalle College Indonesia berkomitmen terus mengajak siswa tetap belajar secara sehat dan kreatif. Untuk itu Lasalle College cabang Surabaya sejak Agustus 2020 ini gencar mengkampanyekan program Stay Healthy & Stay Creative. 

Marketing and Promotion Manager LaSalle College Indonesia, Alvira dalam live event virtual open house yang digelar belum lama ini mengatakan, Lasalle College yang merupakan kampus design bertaraf internasional dengan kurikulum Kanada ini akan menyesuaikan juga dengan kondisi dan protokol kesehatan.

"Karena LaSalle sendiri adalah sekolah desain dengan basic curriculum  80 persen technical. Nah nanti kita melihat perkembangan dan juga akan hybrid class," ujar Alvira sambil mengajak peserta virtual Open House melihat berbagai fasilitas yang tersedia dan area lingkungan kampus lewat virtual campus tour.   

Lebih lanjut, dia mengatakan, desain merupakan salah satu bidang yang mampu bertahan saat pandemic COVID 19 ini. Sebab desain merupakan sebuah pemecah masalah yang kreatif.

Dikatakan Alvira, desain adalah sebuah investasi, baik jika dilihat dari sebuah keterampilan, keahlian, maupun sebuah alat yang dimiliki oleh pelaku usaha. Dunia desain adalah dunia yang terbiasa dengan perubahan, meski sebelum pandemi Covid-19.

"Sebab orang kreatif di dunia desain cenderung untuk untuk secara proaktif berpikir di luar kotak, beradaptasi dan merencanakan serta berinovasi, memanfaatkan keahlian yang ada untuk memecahkan masalah klien untuk membuat hidup mereka lebih mudah, lebih indah, fungsional dan nyaman," jelasnya. 

Dia mencontohkan, banyak alumni maupun existing student dari LaSalle College yang tetap mampu menjalakan usaha desainnya. Diantaranya Yosafat Dwi Kurniawan, yang berhasil menggalang dana bagi para tenaga medis untuk penyediaan Personal Protective Equipment (Hazmat Suit) dan kini berhasil me-shifting bisnisnya dengan menjual fabric mask custom design. Selain itu ada nama Kepin Helmy, alumni Phothography program yang berhasil menggabungkan hobinya sebagai travel enthusiast dan kemampuan photography-nya dalam mereview hotel-hotel baik dalam maupun luar negeri.

Terkait tantangan LaSalle selama pandemi, menueut Alvira, adalah tetap memfokuskan agar mahasiswa dapat menyerap semua ilmu yang diberikan secara online. Pembelajaran jarak jauh menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, terutama bagi lembaga pendidikan berbasis kompetensi yang mengedepankan pembelajaran praktik.

Karenanya LaSalle College Indonesia menghadirkan sistem pembelajaran online, dengan penyesuaian yang dapat diserap dan tidak mempersulit siswa selama pembelajaran. serta memastikan siswa-siswi dan orang tua merasa aman dengan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan anjuran pemerintah.

LaSalle College Jakarta dan Surabaya sendiri merupakan pioneer sekolah desain bertaraf internasional yang berpusat di Canada, dan memiliki 23 kampus di 12 negara. Di kampus ini tersedia 8 program desain yang bisa pilih, diantaranya; Fashion Design, Fashion Business, Game and Art Design, Graphic Design dan Interior Design. Ada juga jurusan Photography, Artistic Makeup, Management Creative Industries dan Business Management.

LaSalle College di Jakarta dan Surabaya menawarkan; Sarjana Lokal, Diploma Internasional, dan Sertifikat Internasional untuk berbagai program design. "Kuliah di LaSalle College, merupakan sebuah kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari teknik dan keterampilan terkini untuk menjadi seorang profesional atau ahli di bidang design yang diminati. Keahlian di bidang desain bagi para mahasiwa dilengkapi dengan standar kurikulum international yang diterapkan langsung dibawah pengawasan LaSalle College international yang berada di Kanada," pungkas Alvira. kbc7

Bagikan artikel ini: