Pemerintah naikkan diskon PPh 25 untuk korporasi, ini kata pengusaha

Jum'at, 7 Agustus 2020 | 09:21 WIB ET
Ketua Apindo, Haryadi Sukamdani
Ketua Apindo, Haryadi Sukamdani

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan untuk menambah diskon angsuran pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 dari 30% menjadi 50% selama semester II-2020 ini.

Atas langkah ini, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, diskon angsuran PPh Pasal 25 yang ditingkatkan menjadi 50% tidak memukul rata kebutuhan seluruh wajib pajak (WP) Badan. Sebab, dalam situasi pandemi saat ini, banyak perusahaan masih rugi.

Hariyadi menilai, dengan konsisi cash flow beberapa perusahaan nyaris habis, sehingga berapapun besaran diskonnya tidak akan berpengaruh karena tidak sanggup membayar.

Misalnya, untuk sektor pariwisata seperti perhotelan yang juga masuk dalam KLU penerima insentif pajak. Sampai saat ini industri pariwisata belum sepenuhnya berjalan. Alhasil penghasilan perusahaan di sektor ini belum memberikan keuntungan sejauh ini.

"Untuk beberapa sektor memang tidak efektif, karena kita rugi. Akibatnya bisa lebih bayar nantinya. Namun tidak 100% sektor merugi. Insentif ini akan berguna juga bagi perusahaan yang masih mencatatkan laba di tahun ini, sehingga mereka bisa memanfaatkan sisa kewajiban PPh 25 yang sudah diberi diskon untuk keperluan ekspansi misalnya," kata Hariyadi, Kamis (6/8).

Hariyadi menambahkan, ke depan dalam hal insentif perpajakan, diharapkan pemerintah memberikan racikan sesuai kebutuhan setiap sektor usaha. "Karena dalam kondisi pandemi, tidak bisa disamaratakan," ujar dia. kbc10

Bagikan artikel ini: