Dorong kemajuan industri manufaktur lokal, Dirjen ILMATE jadi komut Barata Indonesia

Jum'at, 31 Juli 2020 | 10:55 WIB ET

JAKARTA - Kementerian BUMN merombak jajaran Komisaris serta Direksi PT Barata Indonesia (Persero), Kamis (30/7). Kementerian BUMN yang diwakili oleh Asdep Bidang Industri Pertahanan, Manufaktur dan Kawasan Industri, Liliek Mayasari, mengubah komposisi Dewan Komisaris serta Direktur Pemasaran Barata Indonesia.

Taufiek Bawazier ditunjuk menjadi Komisaris Utama perseroan melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-257/MBU/07/2020 Tanggal 31  Juli 2020 Tentang Pemberhentian Dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Domisaris Perusahaan Perseroan (PERSERO) PT BARATA INDONESIA.

Taufiek Bawazier yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, dipilih menjadi menjadi Komisaris Utama PT Barata Indonesia. Kementerian BUMN juga mengangkat Yervis M. Pakan untuk mengisi jajaran Komisaris Barata Indonesia.

Dipilihnya Taufiek Bawazier sebagai Komisaris Barata Indonesia, diharapkan mampu mendorong kemajuan serta kemandiran industri manufaktur tanah air.  Sehingga Industri manufaktur tanah air sanggup berperan aktif dalam memajukan pembangunan perekonomian tanah air.

”Tentunya saya akan mendorong Barata dalam kapasitasnya sebagai BUMN Industri Manufaktur untuk meningkatkan perannya sebagai lokomotif pembangunan nasional," ujar Taufiek.

Di sisi lain, Kementerian BUMN juga melakukan perhantian Direksi di Barata Indonesia. Sulistyo Handoko, diangkat menjadi Direktur Pemasaran Barata Indonesia, menggantikan posisi Tony Budi Santosa. Pengangkatan Sulistyo Handoko tersebut diharapkan mampu memacu kinerja serta efektivitas perusahaan di tengah situasi perekonomian yang sulit akibat pandemi COVID-19. 

Lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 28 Februari 1969, karir Sulistyo berawal di Barata Indonesia dengan menjabat sebagai Staf Pustek pada tahun 1993 hingga tahun 1996. Pada  1997 beliau ditugaskan menjadi Design Engineer pada Departemen Pengembangan Teknologi.

Berkat keahliannya yang juga sempat menjabat sebagai Sales Engineer dan juga Estimator pada Pemasaran Produk Cor (Foundry), pada 2011 dia ditugaskan memimpin di Bagian Enjiniring pada Divisi EPC. Di tahun 2015 bersama Divisi Konstruksi beliau menjabat sebagai Manajer Proyek. Sulistyo juga pernah menjabat sebagai Manajer Estimasi & Manajer Pemasaran Industri Pembangkit dan pada 2017 ditugaskan memimpin Biro Pengembangan Usaha serta GM Divisi Oil and Gas (2019) sebelum akhirnya menjadi Direktur Pemasaran Barata Indonesia.

Saat ini susunan Dewan Komisaris dan PT Barata Indonesia (Persero) adalah :

- Komut : Taufiek Bawazier

- Komisaris : Triyogo Yuwono

- Komisaris Independen : Yervis M. Pakan

- Komisaris : Sudarso

Sementara Direksi sebagai berikut: 

Direktur Utama : Fajar Harry Sampurno

Direktur Keuangan dan SDM : Rahman Sadikin

Direktur Operasi           : Bobby Sumardiat Atmosudirjo

Direktur Pemasaran           : Sulistyo Handoko.

Bagikan artikel ini: