IKKAPI: 1.172 Pedagang terinfeksi Covid-19, 142 pasar tradisional ditutup

Senin, 20 Juli 2020 | 17:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebanyak 1.172 pedagang pasar tradisional terinfeksi virus corona (Covid-19) hingga Minggu kemarin (19/7/2020). Karena itu, 142 pasar ditutup beberapa bulan guna meminimalkan potensi penularan.

Para penjual yang terjangkit Covid-19 itu berdagang di 201 pasar di 26 provinsi dan 83 kabupaten/kota. Sebanyak 37 orang di antaranya meninggal dunia.

Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Muhammad Ainun Najib mengatakan, lonjakan kasus positif Covid-19 di pasar terjadi dalam seminggu terakhir. Hal ini karena masifnya pelaksanaan rapid test dan swab test.

“Itu pukulan berat bagi kami sekaligus motivasi agar lebih giat, aktif dan progresif dalam menyosialisasikan protokol kesehatan," kata Ainun dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/7/2020)

Di satu sisi, penutupan 142 pasar membuat distribusi pangan dan perekonomian rakyat di beberapa daerah terganggu. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan semakin memperhatikan potensi penularan virus corona di pasar tradisional.

Ainun juga berharap pemerintah membuat kebijakan untuk menyelamatkan pedagang, pengunjung dan perekonomian rakyat. Terlebih lagi, omzet pedagang terus menurun selama pandemi Covid-19.

IKAPPI pun sudah bekerja sama dengan pengelola pasar dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk merumuskan kebijakan yang efektif dan bisa diimplementasikan di pasar.Beberapa di antaranya memasang sekat plastik, membagikan masker dan nampan kecil untuk pertukaran uang.

Asosiasi juga meminta seluruh pasar tradisional disterilisasi secara berkala, dengan menyemprotkan desinfektan dua kali dalam seminggu. "Kami mendorong semua pihak, lembaga dan elemen untuk bergotong royong membangun pasar yang aman dan sehat, sehingga ekonomi bisa tumbuh dan bangkit seperti sediakala," kata dia.

Di Indonesia, jumlah kasus positif virus corona terus bertambah. Per Minggu (19/7/2020), jumlahnya mencapai 86.521 kasus. Sebanyak 4.143 di antaranya meninggal dunia, dan 45.401 orang sembuh. kbc11

Bagikan artikel ini: