Bunga acuan BI turun jadi 4 persen, bank siap pangkas bunga deposito lagi

Sabtu, 18 Juli 2020 | 12:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 15-16 Juli 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen.

Pada bulan sebelumnya, BI juga telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Jika dihitung sejak awal 2020, bank sentral telah memangkas 6-Day Reverse Repo Rate sebanyak 100 basis poin.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menyambut baik kebijakan pemotongan suku bunga acuan tersebut. Menurutnya, perbankan seperti BCA bisa kembali menurunkan bunga deposito untuk nasabahnya.

"Sekarang kita banyak discount pinjaman ke nasabah. Kalau BI bunga turun, maka bunga deposito juga bisa turun, jadi bagus buat perbankan," kata Jahja seperti dikutip, Sabtu (18/7/2020).

Sebagai informasi, suku bunga BCA tergolong sebagai salah satu yang terendah. Sejak 24 Juni 2020, BCA telah memotong suku bunga deposito dari sebelumnya 3,95 persen menjadi 3,80 persen. Hitungan tersebut berlaku rata untuk bunga deposito dengan tenor 1-12 bulan.

Merunut data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 16 Juli 2020, suku bunga rata-rata perbankan di Indonesia adalah 5,19 persen. Angka tersebut turun dari 15 Juli 2020 yang secara rata-rata 5,22 persen.

Untuk tenor 1 bulan, Deutshce Bank memasang bunga deposito terkecil, yakni 2,24 persen. Sementara untuk tenor 3 bulan, Deutsche Bank menjadi yang terendah dengan 2,46 persen.

Deutsche Bank juga tercatat sebagai pemberi bunga deposito terkecil untuk tenor 6 dan 12 bulan. Bank tersebut memberikan bunga deposito 2,52 persen pada tenor 6 bulan, dan 2,71 persen dengan tenor 12 bulan. kbc10

Bagikan artikel ini: