Kemendag dorong game online jadi alternatif produk ekspor RI

Selasa, 14 Juli 2020 | 15:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perdagangan menyambut baik terobosan ekspor game online Indonesia. Produk ini diharapkan bisa menjadi salah satu komoditas andalan ekspor.

"Karena sebetulnya game online itu bisa menjadi salah satu alternatif untuk produk ekspor kita. Selama ini mungkin kita banyak mengekspor produknya gas dan non-migas produk-produk mentah ke luar negeri," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam webinar, Senin (13/7/2020).

Dilihat dari efisiensinya, game online buatan 100 persen karya anak bangsa Indonesia bisa menjadi terobosan dan alternatif dalam hal ekspor.

Menurut Jerry, ekspor game online itu memiliki banyak kelebihan yakni dari segi efisiensi, yaitu mudah untuk diekspor karena dari segi distribusi tidak perlu biaya logistik yang besar.

Lalu konten dari game online bisa mengundang banyak partisipan atau konsumen dari berbagai kalangan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Serta game online berpotensi menyumbangkan pendapatannya pada ekonomi nasional. Ia pun mencontohkan negara Korea Selatan, bahwa pendapatan terbesar mereka salah satunya berasal dari perusahaan game online.

"Artinya itu bisa menjadi terobosan alternatif menghasilkan benefit untuk menghasilkan surplus, karena ada surplusnya sehingga terobosan-terobosan ini bisa kita notifikasi, dan akan banyak game online berikutnya dan sejenisnya yang bisa diekspor ke luar yang bisa memberikan banyak manfaat buat kita," ujarnya.

Jerry mengatakan bahwa terobosan-terobosan seperti itulah yang dibutuhkan untuk ke depannya. Hal ini agar Indonesia tidak hanya mengekspor hal-hal yang sudah lumrah, tapi melalui game online bisa memberikan warna tersendiri dalam hal ekspor.

"Untuk masyarakat, para gamer, dan untuk para pelaku industri itu, sehingga kedepannya menjadi segmen yang khusus dan mungkin Indonesia bisa dikenal melalui game online buatan 100 persen anak bangsa," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: