Dapat simulus pemerintah, tiga pelaku UMKM mampu bertahan di tengah pandemi

Senin, 13 Juli 2020 | 10:03 WIB ET
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus mendorong sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya melalui pemberian stimulus.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sudah banyak pelaku UMKM yang bisa eksis bahkan berkembang di masa pandemi ini dengan memanfaatkan stimulus dari pemerintah. Tiga diantaranya adalah Dahlia pelaku UMKM yang sumber penghasilannya dari penjahit pakaian, Agus Budiarto pedagang kuliner soto, dan Masyrifah pemilik warung makan di Jakarta.

"Meski berbeda tempat dan usaha, mereka memiliki kesamaan. Ketiganya sama-sama mengalami kesulitan karena penghasilan usahanya merosot tajam dan akibatnya kesulitan membayar cicilan kreditnya. Ketiganya sama-sama tidak putus asa dan tidak menyerah," katanya seperti dikutip dari postingan Instagramnya @smindrawati, Minggu (12/7/2020).

Menkeu menceritakan bahwa ketiga pelaku UMKM berbeda usaha ini telah memanfaatkan fasilitas subsidi bunga pinjaman dari pemerintah dan mempertahankan sumber penghasilan mereka di tengah pandemi. 

"Juga, ketiganya bergerak cepat dan memanfaatkan fasilitas subsidi bunga kredit yang diberikan Pemerintah. Dengan diterimanya bantuan ini, mereka optimis untuk terus berusaha, bertahan, dan bangkit meneruskan lagi usaha mereka. Bagaimana menurut kalian?" ujarnya.

Tak lupa, Bendahara Keuangan negara tersebut mengapresiasi ketiga pelaku UMKM yang mau bertahan dan juga memanfaatkan stimulus dari pemerintah.

"Saya menghargai semangat kebertahanan Bu Dahlia, Pak Agus Budiarto, Bu Masyrifah, serta seluruh sahabat pelaku UMKM dimana pun berada. Juga karena telah memanfaatkan subsidi bunga kredit UMKM dengan baik," katanya.

Sebelumnya, pemerintah akan menyalurkan pinjaman modal kepada UMKM sebesar Rp 317 triliun yang akan disalurkan ke 60,6 juta rekening nasabah pelaku usaha tersebut. Hal ini sebagai upaya pemerintah memulihkan perekonomian nasional (PEN).

Pemerintah akan membantu 80 persen penjaminan modal kerja UMKM. Oleh sebab itu, pemerintah menargetkan penyaluran modal kerja UMKM ini bisa tersalurkan sebesar Rp 100 triliun hingga tahun 2021. kbc10

Bagikan artikel ini: