Tekan penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya kembali terapkan jam malam

Selasa, 7 Juli 2020 | 22:18 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menerapkan kembali aturan jam malam dalam waktu dekat. Sebelumnya, pembatasan aktivitas di malam hari pernah diterapkan saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya pada akhir April 2020. 

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, pembatasan aktivitas ini mengacu pada rekomendasi Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi). 

Menurut Irvan, Persakmi telah membuat kajian kesehatan dan keamanan pembukaan kembali tempat hiburan di Kota Surabaya.  Atas rekomendasi itu, tempat rekreasi hiburan umum (RHU) atau hiburan malam seperti karaoke, spa, bioskop dan sebagainya, dilarang beroperasi untuk sementara. "(Tempat hiburan malam) bakal dilarang untuk buka dulu," kata Irvan, Selasa (7/7/2020).

Berdasarkan kajian Persakmi, tempat hiburan malam memiliki risiko tertinggi untuk penularan virus corona baru. Untuk hiburan malam memiliki faktor risiko tertinggi terkait penyebaran Covid-19," kata dia. 

Irvan menjelaskan, pembatasan aktivitas di malam hari ini akan diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. "Jadi aktivitas (masyarakat) diharapkan selesai pukul 22.00 WIB," ujar Irvan.     

Sementara aktivitas yang tetap dibolehkan saat malam hari adalah kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan, logsitik, dan kedaruratan serta kebutuhan warga yang mendesak. 

Irvan menambahkan, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama Pemkot Surabaya. Karena itu, penerapan aturan jam malam untuk menjaga keselamatan dan kesehatan warga Surabaya. 

Aturan tentang pembatasan aktivitas warga di malam hari ini akan diatur dalam perubahan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru. 

Perubahan Perwali itu sudah masuk tahap finalisasi dan dipastikan segera rampung. Dalam perubahan perwali tentang tatanan normal baru itu, akan ada beberapa hal yang akan disesuaikan. 

Aturan tersebut juga mengatur tentang sanksi yang akan dipertegas dalam Perwali. Penerapan jam malam berlaku begitu perwali disahkan. 

"Aturan jam malam ini akan diterapkan ketika perwali perubahan susah diundangkan. Sekarang sudah selesai semua, tinggal diundangkan," kata Irvan. kbc10

Bagikan artikel ini: