Citilink gratiskan rapid test bagi penumpang, ini syaratnya

Kamis, 2 Juli 2020 | 09:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Citilink Indonesia memberikan layanan gratis rapid test bagi calon penumpangnya. Namun demikian, untuk mendapat layanan tersebut, calon penumpang harus memenuhi sejumlah syarat dan ketentuan.

Mengutip laman Citilink, Rabu (1/7/2020), disebutkan layanan gratis diberikan bagi penumpang yang melakukan pembelian tiket pesawat (fresh booking) melalui website dan mobile apps Citilink.

Pemberian layanan rapid test gratis dengan ketentuan pemesanan tiket pesawat Date of Issued (DOI) per tanggal 1 -7 Juli 2020. Lalu, jadwal penerbangan Date of Travel (DOT) per tanggal 2-31 Juli 2020

"Setelah melakukan pembayaran tiket, bagi 500 orang pertama yang berhak mendapatkan layanan rapid rest secara gratis, akan menerima e-Ticket yang di dalamnya terdapat unique number sebagai bukti klaim layanan," demikian bunyi keterangan tersebut.

Bagi penumpang yang mendapatkan layanan rapid test Covid-19 secara gratis dan tidak menggunakannya maka secara otomatis akan hangus.

"Layanan rapid test Covid-19 secara gratis ini tidak dapat ditukar dengan uang dan tidak dapat dilakukan refund (non refundable)," lanjut keterangan tersebut.

Untuk melakukan klaim layanan rapid rest Covid-19, penumpang dapat langsung mendatangi klinik yang dipilih sesuai dengan daftar mitra klinik Citilink dan klinik pintar (walk-in). Penumpang harus mengunjungi mitra klinik maksimal 12 jam sebelum jadwal keberangkatan.

"Surat hasil rapid test hanya berlaku maksimal 14 x 24 jam sebagaimana Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19," bunyi keterangan tersebut.

Sementara itu bagi para calon penumpang pesawat terbang yang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, kini tidak perlu khawatir lagi untuk memenuhi syarat penerbangan yakni menyertakan surat pernyataan lulus uji rapid test Covid-19. Sebab kini di kawasan bandara, tepatnya di Soewarna Business Park tersedia drive thru rapid test Covid-19 yang digelar oleh Laboratorium Klinik Berlian yang didukung oleh Realy Tech.

"Adanya drive thru rapid test Covid-19 ini membuat para calon penumpang nyaman dan aman sebelum melakukan perjalanan jauh karena tidak perlu turun dari kendaraan dan hasilnya pun cepat keluar. Tidak hanya itu, rapid test ini juga mematok harga terjangkau yaitu sebesar Rp 199.000 dengan ditangani oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman," kata dokter Zulfikar selaku penanggung jawab.

Seperti diketahui, di saat pandemi corona yang terjadi pada sekarang ini khususnya di Indonesia, masyarakat harus menjalankan dan menyertakan surat lulus rapid test sebagai persyaratan apabila ingin bepergian menggunakan transportasi umum seperti halnya pesawat terbang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan berkembangnya virus Covid-19 yang sekarang ini sedang mewabah.

"Apabila ada calon penumpang yang dinyatakan positif, maka kami akan merujuk yang bersangkutan ke rumah sakit terdekat untuk segera ditangani oleh medis. Intinya, kami menjalankan rapid test ini sudah menyesuaikan dengan prosedur penanganan Covid-19 yang diberlakukan pemerintah. Bahkan, tenaga kesehatan yang bertugas di sini seluruhnya kami lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap," ucapnya

Zul menambahkan, bagi calon penumpang yang menjalani rapid test juga akan diberikan masker berkualitas medis untuk memproteksi penumpang selama perjalanan yaitu KN95. Drive thru rapid test Covid-19 ini mulai beroperasi sejak 22 Juni 2020 dan buka pada pukul 04.00 WIB serta tutup pukul 20.00 WIB. kbc10

Bagikan artikel ini: