Prospek kinclong, Kimia Farma genjot produk kecantikan

Senin, 29 Juni 2020 | 13:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten farmasi pelat merah PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menilai bisnis kecantikan akan makin kemilau ke depannya. Oleh sebabnya, Kimia Farma bakal terus mengembangakan produk yang berkiatan dengan kecantikan.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Ganti Winarno menjelaskan untuk bisnis kecantikan ke depan memiliki prospek dan potensi yang menjanjikan.

"Hal ini juga berkaitan dengan gaya hidup masyarakat saat ini. Adapun Kimia Farma memasuki bisnis kecantikan tidak hanya membuat menjadi lebih cantik, tetapi juga membuat lebih sehat," jelasnya kepada Kontan.co.id, Jumat (26/6).

Ganti bilang saat ini Kimia Farma memiliki tiga klinik kecantikan di Jakarta, Bogor dan Bandung. "Selain klinik, Kimia Farma akan mengembangkan produk2 yang berkaitan dengan produk kecantikan," kata Ganti.

Hanya saja, Ganti tidak memerinci seperti apa pengembangan produk yang akan dilakukan Kimia Farma.

Melansir laporan tahunan Kimia Farma di 2018, emiten farmasi pelat merah ini melakukan transformasi ritel dan optimalisasi supply chain dengan meningkatkan keberagaman produk dan portofolio salah satunya melalui akuisisi perusahaan/merek kosmetik.

Kimia Farma menyatakan KAEF Grup juga memiliki kapabilitas untuk membangun produk nutrisi dan kosmetik guna merespon kebutuhan pasar dalam jangka panjang.

Selain memasarkan produk kecantikan, Kimia Farma juga memproduksi bahan baku kosmetik yang ekspor perdananya ke Korea dilakukan pada Januari 2020.

Masih mengintip laporan tahunannya di 2018, bahan baku kosmetik diproduksi KAEF di pabrik bahan baku obat (BBO) Cikarang, Jawa Barat yang berkapasitas 30 ton per tahun.

Selain memproduksi Bahan Baku Obat Aktif (API), Pabrik ini juga memproduksi High Function Chemical (HFC) yang dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetika dan food supplement, yang seluruh hasil produk HFC ini akan di ekspor ke Korea, Jepang dan Amerika. kbc10

Bagikan artikel ini: