Pemerintah bakal pangkas 1,6 juta PNS administrasi

Rabu, 24 Juni 2020 | 17:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, saat ini pemerintah tengah mengurangi tenaga administrasi di lingkungan pemerintahan. Oleh karenanya pada pembukaan CPNS 2019 pemerintah tidak membuka lowongan tenaga administrasi.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) sendiri mencatat, jumlah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai pegawai administrasi sekitar 1,6 juta dari 4,3 juta ASN di seluruh Indonesia.

"Mohon maaf sekali ASN kita dari 4,3 juta itu 1,6 juta nya pegawai administrasi. Ini saya mau kurangi," ujar Tjahjo dalam rapat dengan Komisi II DPR, Selasa (23/6/2020).

Menurut Tjahjo, dari total 1,6 juta tersebut 70% di antaranya merupakan pegawai pemerintah daerah. Tentunya hal tersebut akan mulai dikurangi sedikit demi sedikit.

Hanya saja dirinya menjamin tidak akan melakukan pemutusan kerja kepada para ASN ini. Nantinya 1,6 juta ini akan diarahkan untuk bisa berbagi peran.

"Jadi struktur yang bagaimana membangun optimalisasi sumber daya internal dalam membagi peran. Yang 1,6 juta ini kan nggak akan mungkin kita berhentikan," jelasnya.

Setelah 1,6 juta ASN ini pensiun, barulah tenaga administrasi akan mulai berkurang. Pada saat pembukaan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pun tidak akan membuka lowongan tenaga administrasi.

"Ini kan tunggu pensiun. kecuali dia mau pensiun dipercepat atau mau pensiun dini kalau yang tidak ini kan tidak mungkin maka Kepala BKN mari ditata dengan cara yang bermartabat," kata Tjahjo. kbc10

Bagikan artikel ini: