BI diprediksi kembali pangkas suku bunga acuan di tahun ini

Rabu, 24 Juni 2020 | 12:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) diprediksi masih akan menurunkan suku bunga acuan BI 7-Days Reserve Repo Rate (BI 7DRRR) sebesar 25 bps pada 2020 ini.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Mirza Adityaswara saat acara webinar yang diselenggarakan pada Selasa (23/6/2020). “Artinya suku bunga BI, satu, masih punya ruang pelonggaran tahun ini mungkin satu kali lagi,” ujarnya.

Mirza menjelaskan, hal ini bisa dilakukan jika melihat tingkat inflasi masih sekitar 2,2 persen di Mei 2020. “Kemudian terkait inflasi sepanjang tahun kemungkinan bisa di bawah 2,5 persen dan mungkin tahun depan juga masih di bawah 3 persen,” kata dia.

Sebelumnya, BI mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Days Reserve Repo Rate (BI 7DRRR) di level 4,5 persen. Hal itu disetujui dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang berlangsung pada 18-19 Mei 2020. 

"Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 18-19 Mei 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI-7DRRR sebesar 4,5 persen," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi video, Selasa (19/5/2020).

BI juga mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 5,25 persen. Perry menyebut, keputusan itu mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas eksternal di tengah pasar keuangan global yang saat ini masih fluktuatif.

Meski, BI masih melihat adanya ruang untuk menurunkan suku bunga. "Meskipun Bank Indonesia tetap melihat adanya ruang penurunan suku bunga dengan rendahnya tekanan inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi," sebut Perry. kbc10

Bagikan artikel ini: