Minat masyarakat pinjam dana ke multifinance melonjak saat pandemi

Rabu, 17 Juni 2020 | 09:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Produk-produk yang ditawarkan perusahaan multifinance rupanya menjadi buruan masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh MarkPlus Inc.

Senior Associate MarkPlus Inc Irfan Setiawan mengatakan, dari hasil surveinya tercatat ada 13 persen yang menggunakan produk pembiayaan sebelum adanya Covid-19.

Ketika pandemi mulai muncul, ada 39 persen yang menggunakan produk multifinance. Sementara itu, 48 persennya lagi masih memiliki intensi untuk melakukan pengajuan pinjaman produk multifinance.

"Hasil survei ini menunjukkan adanya ketertarikan publik terhadap produk multifinance yang cukup tinggi di masa pandemi," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2020).

Selain itu, Irfan juga menyebut, produk multifinance yang banyak diakses oleh nasabah didominasi oleh pemanfaatan dana tunai sebesar 47,3 persen, leasing kendaraan bermotor sebanyak 31,9 persen dan juga pembiayaan produk-produk rumah tangga.

Sementara untuk mencari informasi mengenai produk multifinance ada 25 persen responden yang memanfaatkan fitur online chat serta mengunduh aplikasi multifinance melalui smartphone dan 36,4 persen yang memilih menelusuri dari website, media sosial hingga yang mendatangi kantor cabang. 

Irfan juga mengatakan, ada 61 persen yang melakukan pengajuan melalui media digital berbasis website atau aplikasi. Kemudian 37 persen lainnya tertarik terhadap kerjasama dari perusahaan pembiayaan yang bisa digunakan pada e-commerce.

"Kerjasama ini juga dianggap dapat menguntungkan mereka ketika melakukan belanja online," jelasnya.

Melihat hal ini Irfan juga menyebut seharusnya perusahaan pembiayaan bisa memanfaatkan momentum ini untuk memanfaatkan peluang dengan mengembangkan fasilitas pengajuan secara online. kbc10

Bagikan artikel ini: