Andalkan pasar domestik, Indonesia bersama China dan India selamat dari resesi

Rabu, 17 Juni 2020 | 09:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sebagian besar negara di dunia memasuki zona resesi akibat tak mampu menghadapi pandemi virus corona (Covid-19). Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Indonesia, India dan China.

"Dari pertumbuhan ekonomi global kita melihat di antara berbagai negara seluruhnya masuk negatif. Hanya beberapa positif. Berdasarkan outlook IMF, Indonesia, China dan India masih positif," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui diskusi online, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Dia mengatakan, ketiga negara ini memiliki pasar domestik yang besar. Sehingga untuk menjaga ekonomi dalam negeri, tidak melulu mengandalkan ekspor yang mudah terpengaruh kondisi global.

"Alasannya karena masing-masing punya daya tahan karena ekonomi tidak tergantung market dunia. Karena masih tergantung domestik market sehingga domestik market menjadi bantalan perekonomian," jelasnya.

Airlangga menambahkan, negara-negara yang bergantung ekspor mudah goyah sehingga saat ini masuk ke zona merah atau resesi karena permintaan dunia menurun drastis. Untuk Indonesia sendiri, diprediksi masih akan tumbuh positif akibat konsumsi dalam negeri.

"Mereka yang tergantung ekspor itu masuk zona merah. Kalau zona merah negara tersebut masuk resesi. Ke depan dan beberapa prediksi, tahun depan Indonesia masih positif dengan demikian optimisme bisa terbangun," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: