Permintaan lesu, AHM pangkas target penjualan motor Honda

Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi virus corona atau Covid-19 ikut mengganggu pasar kendaraan bermotor. PT Astra Honda Motor (AHM) pun mengoreksi turun target penjualan tahun ini. Semula, agen pemegang merek (APM) sepeda motor Honda itu membidik penjualan 4,8 juta-4,9 juta unit kendaraan.

Target awal AHM kurang lebih sama seperti realisasi penjualan tahun lalu yang sekitar 4,9 juta unit. 

"Melihat perkembangan pasar di tengah pandemi ini kami mengoreksi penjualan sekitar 2,8 juta hingga 3 juta unit saja tahun ini," ujar Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM saat acara Halal bi Halal virtual, Kamis (11/6/2020).

Target revisi turun AHM sejalan dengan proyeksi penurunan pasar sepeda motor nasional menjadi 3,6 juta-3,9 juta unit. Proyeksi itu sekitar 1,5 kali lebih kecil ketimbang penjualan sepeda motor nasional sepanjang 2019 yang mencapai kisaran 6,4 juta unit.

Lesu ekonomi nasional dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena pandemi Covid-19 menjadi dasar AHM merevisi target penjualan 2020. Selain, itu, harga jual beberapa komoditas susut dan lembaga pembiayaan menaikkan uang muka kredit alias down payment (DP) sepeda motor.

AHM melihat, lembaga pembiayaan sepeda motor semakin ketat menyalurkan kredit karena memperhatikan kondisi kesehatan perusahaan di masa pandemi. Padahal hampir 70% pembelian motor Honda dilakukan secara kredit.

Sebagai perbandingan, porsi DP sebelum pandemi 10%-15%. Namun kini lembaga pembiayaan menaikkan DP hingga di atas 20%. Alhasil, kontribusi pembelian motor Honda secara kredit dan tunai saat ini sama besar. kbc10

Bagikan artikel ini: