Navigasi: Home > Umum > Artikel
http://www.eastjavabiz.org/kadinv2/index.php
Jendela Informasi Kadin Jatim

Nescafe terapkan teknologi ERA

Senin, 08 Februari 2010 | 22:58 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com : PT. Nestle Indonesia menghadirkan kopi Nescafe ke standar kualitas baru, dengan menerapkan teknologi pengolahan kopi, yaitu ERA (Enhanced Recovery Aroma). Teknologi ERA ini, telah dipatenkan dan dikembangkan oleh pusat pengambangan produk Nestle di Swiss.

"Sebuah terobosan baru dilakukan Nestle dengan teknologi ERA dipastikan akan mendapatkan kenikmatan dan kualitas baru dalam menikmati secangkir kopi, yang lebih nikmat serta aroma yang lebih mantap." ungkap Arshad Chaudry, Presiden Direktur PT. Nestle Indonesia pada pengenalan teknologi ERA di Jakarta, Senin (8/2/10).

Dijelaskan, Indonesia adalah negara produsen kopi terbersar ke 4 di dunia, namun data terakhir tahun 2006, Indonesia hanya menikmati kopi sebanyak 500 gram per kapita. Kalah jauh dibandingkan dengan Finlandia yang mencapai 12 kg per kapita. Namun demikian, penikmat kopi di Indonesia masih cukup tinggi bahkan trendnya mengalami grafik peningkatan yang tajam.

Meningkatnya penikmat kopi itu, sambung Arshad, harus diimbangi dengan kopi yang memiliki rasa dan aroma murni kopi asli. Karenanya, Nescafe menerapkan teknologi ERA yang menangkap aroma kopi yang menguap selama proses sangrai, serta penggilingan kemudian menyimpannya sampai akhir proses pengolahan lalu memasukan kembali aroma kopi tersebut sebelum kopi cair dirubah menjadi kopi bubuk.

Sebastien Joho, business executive manager coffee & beverages PT. Nestle Indonesia menambahkan Nestle berkomitmen untuk menggunakan biji kopi dan mengembangkan para petani kopi Indonesia sebagai bagian dari menciptakan manfaat bersama (Creating Shared Value-CSV). Nescafe menggunakan kopi dari Lampung selama 30 tahun dan diproduksi di Lampung dari biji kopi Indonesia asli.

Teknologi ERA ini memungkinkan Nescafe menghasilkan rasa dan aroma yang terbaik dari biji kopi Lampung untuk memuaskan penikmat kopi Indonesia. Dengan teknologi ERA, tidak membuat peredaran Nescafe yang lama ditarik dari pasaran. Nescafe old ones is good, but Nescafe with ERA is better, jelasnya.

Deddy Muchtadi dari Fakultas Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, menilai ada beberapa mitos yang berkembang mengenai kopi, berikut adalah beberapa diantaranya : Kopi bisa membuat penyakit hipertensi dan jantung koroner, kopi bisa membuat osteoporosis, kopi membuat adiktif.

"Namun bagi penikmat kopi, tidak perlu khawatir dengan mitos-mitos negatif yang beredar karena semua itu benar-benar mitos yang didukung oleh data dan fakta termasuk dari WHO," tambahnya. Kbc10

Berita Terkait
    Tidak ada berita terkait
TRANSLATE THIS PAGE
kabarbisnis.com : Tentang Kami | Indeks Kabar | RSS
© Copyright 2009-2010 kabarbisnis.com, under management by PT. Airlangga Media Cakra Nusantara | Ketentuan Penggunaan